Bupati Barito Utara Dinobatkan Sebagai Tokoh Ekonomi Syariah Kalteng

399 0

 

Barito Utara Gempurnews.com –
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Kalimantan, menggelar Gebyar Ekonomi Syariah dalam Bincang-Bincang Publik bersama Para Tokoh Ekonomi Syariah dengan tema Membumikan Nilai-Nilai Ekonomi Syariah di Era Industri 4.0.  Dilaksanakan di Aula IAIN Palangka Raya, Selasa (22/10/19).

Acara dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Tengah yang diwakili oleh Kepala Dinas TPHP Provinsi, Ir.Hj.Sunarti, MM. Hadir Bupati Barito Utara, H.Nadalsyah, Rektor dan Dekan Jajaran IAIN Palangka Raya, tokoh-tokoh Masyarakat Ekonomi Syariah Kalteng, Kepala Bank Indonesia Palangka Raya, Kepala Diskominfosandi Barito Utara, Kepala Kantor Kementrian Agama Barito Utara, mahasiswa IAIN, UKK, UKM Se-Kalteng di Palangka Raya serta cabang-cabang perbankan.

Dalam Bincang-Bincang Publik Bersama Para Tokoh Ekonomi Syariah, juga diberikan penghargaan kepada Tokoh Ekonomi Syariah Kalimantan Tengah, dimana kriteria penilaian ditentukan oleh tokoh dan anggota Masyarakat Ekonomi Syariah yang diketuai oleh H.Fahrizal Fitri,S.Hut,MP.

Adapun yang dinobatkan sebagai Tokoh Ekonomi Syariah Kalimantan Tengah adalah H.Agustiar Sabran (Anggota DPR RI), H. Nadalsyah (Bupati Barito Utara) dan Hj.Nurhidayah, SH,MH (Bupati Kotawaringin Barat).

“H. Nadalsyah adalah satu-satunya Tokoh Ekonomi Syariah yang hadir pada acara Gebyar Ekonomi Syariah yang diselenggarakan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (MES) Provinsi Kalimantan Tengah ini,” kata Ketua Panitia, Dr.Sabian Utsman,SH,H.MSi di Palangka Raya.

Acara yang dilaksanakan ini tidak berdiri tunggal, tetapi sebelumnya telah diadakan beberapa kegiatan seperti Festival Ekonomi Syariah, Cerdas Cermat Ekonomi Syariah, dan Donasi untuk berbagi, Workshop Pasar Modal Syariah yang diikuti beberapa utusan dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan Balikpapan, Kalimantan Timur serta Training ESQ yang dihadiri 240 peserta yang digelar di Kampung Seberang.

“Pemilihan tokoh sebenarnya, dengan garis besar bahwa banyaknya masyarakat (umat Islam) yang terbantu dalam usaha yang telah dijalankan oleh para tokoh terpilih tersebut,” ungkap Sabian Utsman.

Rektor IAIN Palangka Raya, Dr.H.Khairil Anwar,S.Ag dalam sambutannya mengatakan bahwa Gebyar Ekonomi Syariah yang diadakan bertepatan dengan Hari Santri, sehingga pemandangan khusus di Kampus IAIN Palangka Raya yakni para mahasiswa memakai sarung, berbaju koko dan berpeci hitam.

Ekonomi Syariah saat ini berkembang dengan pesat, dimana ekonomi syariah tidak menimbulkan resesi.
“Mari kita sama-sama memajukan ekonomi syariah, khususnya untuk
mahasiswa IAIN,” harap H. Khairil Anwar.

Ekonomi syariah dapat dikembangkan dengan menggali potensi-potensi yang ada pada umat muslim, seperti dari zakat dan waqaf. “Potensi zakat bila dihitung sekitar 1,6 milyard dan potensi waqaf sekitar 1,4 milyard setahun,” ungkap Rektor IAIN Palangka Raya. (SS).

Related Post