Kota Cimahi, Gempurnews.com-
Seorang Konsumen BRI unit Baros kota Cimahi inisial NK, merasa kebingungan dengan hilangnya jaminan Sertifikat milik keluarga besarnya yang di serahkan kepada petugas BRI unit Baros.
Dirinya mengaku sudah menjadi nssabah BRI dari tahun 2008.
Oknum pegawai BRI yang menangani masalah ini Y, merasa karena adanya kedekatan dengan nasabah sehingga proses penyerahan dilakukan di rumah nasabah bukan di kantor seperti yang seharus nya dilaksanakan.
Ketika di konfirmasi oleh awak Media gempur, Y menyatakan siap bertanggung jawab akan musibah ini dengan segala konskuensi yang akan dihadapi, walaupun ketika di tanyakan kronologis menyatakan Lupa apa sudah menerima apa tidak waktu itu.
Sementara Kepala Unit BRI Baros Wildan, mengakui ada kejadian tersebut dan sudah menyarankan pada karyawan yang bersangkutan untuk segera menyelesaikannya. “Sebetulnya kejadian ini berlangsung ketika saya belum menjabat sebagai kepala unit di sini mas jadi saya tidak tahu kronologis kejadian nya seperti apa, tetapi Saya sudah menyaran kan kepada Ibu Y untuk menyelesaikan segala permasalahan ini karena menyangkut nama baik BRI walaupun penyerahan sertifikat itu dilaksanakan di rumah atau atas nama personal” ungkapnya.
Sedangkan Kepala Unit BRI Purbasari yang dulu, sekarang menjabat sebagai Kepala Unit BRI Baros Budi menyatakan, jika pihak BRI sudah melaksanakan prosedur yang benar, tetapi itu merupakan kelalaian petugas BRI secara personal.
Ketika ditanyakan perihal nama besar BRI yang menempel di petugas BRI yaitu Y, Budi menyayangkan hal itu sampai terjadi dan sudah menginstruksikan kepada -Y agar masalahnya segera di selesaikan juga mengingatkan kejadian seperti ini menjadi pelajaran ke depan, agar tidak terjadi lagi kasus serupa dikemudian hari, pungkasnya.
Dari kejadian ini banyak di sayangkan oleh beberapa nasabah, di samping merugikan nasabah utu sendiri juga menyangkut nama besar lembaga keuangan sekelas BRI.
(ASYAF)







