Libur Sekolah, Warga Jangan Malah Keluyuran

476 0

Jakarta, gempurnews.com – Pemerintah menegaskan, libur sekolah selama dua pekan tak dimanfaatkan oleh warga masyarakat untuk beraktivitas di luar rumah secara berlebihan. 
Juru bicara penanganan virus Corona atau Covid-19 untuk Indonesia, Achmad Yurianto, mengatakan kebijakan libur sekolah selama dua pekan harus dilihat melalui kaca mata pemerintah.
“Karena libur persepsi anak sekolah beda dengan libur persepsi maunya pemerintah. Maksud pemerintah, dengan libur sekolah diharapkan orang tua menjaga anaknya tidak jangan keluyuran,” kata Yuri di Kantor Presiden, Jakarta, Minggu (15/3/2020).
Sejumlah daerah juga telah mengeluarkan kebijakan libur sekolah selama dua pekan. Beberapa daerah yang telah menyampaikan kebijakan itu di antaranya DKI Jakarta, Jawa Tengah, Kota Solo, Tangerang, Bandung, Kota Bogor termasuk Jawa Timur.
Sejumlah wilayah juga mulai mempertimbangkan penundaan pelaksanaan ujian nasional mengingat persebaran wabah Corona yang kian luas.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan keleluasaan bagi daerah menentukan ulang jadwal ujian tersebut.
Mendikbud Nadiem Makarim menyatakan akan mendukung keputusan pemerintah daerah terkait libur sekolah dan penundaan ujian. Meski tiap daerah mengalami kondisi berbeda, Nadiem tetap meminta agar diutamakan keselamatan murid dan guru. (jen)

Related Post