Positif Corona di Lumajang Tambah 1 Sembuh 1

616 0

LUMAJANG — Update data sebaran corona di Kabupaten Lumajang semakin meningkat, ODP 339 orang, PDP 50 orang dan positif ada tambahan 1 sehingga jumlah keseluruhan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Lumajang menjadi 21 orang.

Sekda Kabupaten Lumajang, Agus Tryono menyampaikan pasien tambahan ini adalah seorang perempuan warga Kelurahan Jogotrunan Lumajang.

“Pasien ini sebelumnya tidak ada keluhan dan tidak ada riwayat bepergian, namun dimungkinkan bawaan dari anaknya yang datang dari kota Malang pada pertengahan bulan januari 2020 lalu,” kata Sekda.

“Awalnya pasien mengeluh sesak napas, diajak ngobrol linglung, kemudian jatuh pingsan, kemudian yang bersangkutan dibawa ke RS Wijaya Kusuma dengan diagnosa sakit lambung,” terangnya.

“Pada tanggal 19 April dirujuk ke RSUD Haryoto dan dilakukan repit tes hasinya negatif, namun pada hari itu juga dilakukan swab, diketahui pada hari Jum’at 30 April 2020, hasil swabnya dinyatakan positif Covid 19. Saat ini pasien melakukan isolasi di ruang Alamanda RSUD Haryoto,” tambah Agus.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, dr. Bayu Wibowo Ignasius menyampaikan satu pasien sembuh atas nama bapak Narto Satria (55) warga Desa Krasak Kecamatan Kedungjajang.

“Bapak ini adalah merupakan jemaah umroh yang datang pada tanggal 10 Maret 2020, kemudian pada tanggal 17 Maret 2020 masuk rumah sakit dan pada tanggal 18 Maret 2020 yang bersangkutan keluar rumah sakit ,” terang dr Bayu

“Namun pada tanggal 20 Maret 2020 yang bersangkutan masuk rumah sakit lagi karena kondisinya dirasa menurun, kemudian dilakukan pengambilan swab beberapa kali, hasilnya dinyatakan positif,” ujarnya.

Setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama 37 hari, pasien tersebut sudah dinyatakan sembuh namun tetap diminta menjalani isolasi di rumah sekitar dua minggu. Semua pihak diminta mendukung bapak ini.

“Harapan kita, semua pihak tetap mendukung dan tidak melakukan stigma negatif pada keluarga maupun pada pasien yang terkena konfir positif,” pinta dr Bayu. (red)

Related Post