HomeJawa TimurData Penerima BST Kecamatan Grati, Disorot Aktifis Setempat

Data Penerima BST Kecamatan Grati, Disorot Aktifis Setempat

 

PASURUAN — Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Kementrian Sosial memberikan bantuan dengan istilah Bantuan Sosial Tunai (BST), yang diberikan kepada masyarakat terdapak Covid-19,yang terbilang ekonominya kurang mampu, bertempat dipendopo Kecamatan Grati Kabupaten pasuruan,sabtu (16/5/20)

Pendataan penerima Bantuan Sosial Tunai ini bersumber dari data lama bukan dari pendataan Rt/Rw yang diintruksikan presiden Joko widodo, pasalnya dari jumlah wilayah yang ada Kecamatan Grati dari 13 desa ada satu desa yang masyarakatnya tidak terdaftar bantuan sosial tunai, yakni Desa Cukurgondang.

Menurut Sekertaris Kecamatan, Nanang wicaksono, bahwa memang pendataan yang melalui Rt/Rw yang terbaru sudah dikirim melalui E mail, dan ternyata yang dicairkan masih BDT yang lama.

Advertisement

” Harapan saya secepatnya pendataan yang terbaru segera bisa dicairkan, mengingat banyak masyarakat yang berharap setelah diadakan pendataan itu,” ungkap Nanang.

Dari seluruh jumlah penduduk se-Kecamatan Grati yang menerima bantuan sosial tunai ini sebanyak 654 KK, akan tetapi tidak ditempelkan daftar nama nama penerima bantuan, hanya jumlah per KK ditiap desa saja, dan besar bantuan tunai ini Rp 600.000, selama 3 bulan melalui Kantor Pos.

Diruang kerjanya, camat Grati Hardian irianto menyampaikan, bahwasannya kemungkinan ada tahapan tahapan bantuan lagi hanya menunggu waktu gilirannya saja.

“ya kita doakan saja agar secepatnya segera ada lagi pencairan bantuan sosial, karena sumber dana pencairan itu dari berbagai macam sumber,” ungkapnya.

Menyangkut data penerima bantuan yang tidak merata di tiap desa tersebut, mendapat sorotan tajam dari aktifis setempat.

Joko saputro seorang aktifis mengatakan, seharusnya tim pendata tersebut harus obyektif dan mementingkan warga yang sangat memerlukan bantuan.

” pendataan yang dari pusat itukan berasal dari tingkat bawah, desa atau kelurahan dan diverifikasi dikirim melalui email, yang sangat diherankan suatu desa seperti sumberagung itu jumlah penerima sebanyak 117, kuota kok lebih banyak dibanding desa2 yang lain, bahkan desa cukurgondang tak satupun orang yang ada daftarnya,” cetusnya dengan nada geram.(arie)

RELATED ARTICLES

Most Popular