CIMAHI – Pelaksanaan Banprov Rutilahu yang dilaksanakan di wilayah Kelurahan Padasuka pada Rabu (6/1/2021) berjalan sesuai rencana.
Setelah tahap ke -1 yang berjumlah 9 unit, kini memasuki tahap 2 dilaksanakan sebanyak 21 unit.
Salah satu penerima manfaat Rutilahu di Kelurahan Padasuka, Jajang Cahyana menuturkan, untuk tahun ini dirinya mendapatkan Bantuan Rutilahu dari Provinsi Jawa Barat.
“Saya sangat berterimakasih Kepada BKM, Kelurahan dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, karena telah terbantu membangun rumah saya menjadi lebih baik dan menjadi sangat layak untuk ditempati,” ungkap Jajang.
Kendati mendapatkan bantuan, dirinya mengaku juga menyediakan dana swadaya agar tidak terlalu menggantungkan kepada Banprov ini,” kata Jajang Cahyana yang beralamat di Jalan Usman Dhomiri No.4 RT 04 RW 18 Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah.
Sementara Perangkat Kelurahan yang diwakili Kasi Sapras, Dedi Pirang mengatakan pihaknya menyampaikan terimakasihnya kepada PemProv Jawa Barat yang telah menggulirkan Program Rutilahu ini di wilayah Kelurahan Padasuka sejumlah 30 unit.
“Masyarakat yang menerima bantuan ini sangat antusias terlihat dari daftar tunggu penerima bantuan Rutilahu Banprov ini. Dalam hal ini kami beserta Lurah Padasuka ikut memonitor kegiatan serta menghimbau agar masyarakat penerima bantuan untuk menyiapkan dana Swadaya agar pengerjaannya sampai dengan selesai dan tidak menggantung pada bantuan saja.
“Kami dari pihak Kelurahan menghimbau agar masyarakat yang mendapatkan bantuan untuk memelihara dan merawat rumahnya sehingga nyaman untuk ditempati,” harap Dedi Pirang Kepada Wartawan Gempur News.
Sementara itu, TFL Kelurahan Padasuka, Teguh Mulyono menjelaskan, di Kelurahan Padasuka Tahun ini mendapatkan 30 Unit Bantuan Rutilahu dari Pemerintah Provinsi.
Lantas dia memaparkan, untuk tiap unitnya dialokasikan anggaran material sebesar Rp 16.500.000. Sedangkan untuk Subsidi ongkos tukang sebesar Rp 700.000 dan untuk administrasi BKM sebesar Rp 300.000.
“Perlu diketahui walaupun BKM ini bersifat sosial, namun bertanggung jawab dari mulai proses pemetaan, menentukan peneima bantuan, membuat proposal usulan, proposal pencairan sampai dengan menyusun LPJ. Jadi Anggaran Administrasi ini saya pikir sangat Wajar,” jelasnya.
Dia menambahkan, untuk masyarakat penerima diharapkan agar menabung di BJB, untuk membantu pembayaran ongkos tukang yang relatif kecil.
“Kami hanya fokus pada sisi strukturnya. Itu artinya kami sangat memperhatikan struktur bangunan karena di masyarakat biasanya pondasi rumah kurang begitu baik, sehingga kami sangat memperhatikan di sisi strukturnya ” terang Teguh Mulyono Selaku TFL Kelurahan Padasuka.
Di tempat yang sama, koordinator BKM “Amanah” yang diwakili oleh Ahid menyampaikan, fengan digulirkannya Rutilahu Dari Banprov ini dirinya berterimakasih, khususnya pada Gubernur Jawa Barat serta Pemkot Cimahi, karena masyarakat yang memerlukan bantuan sangat terbantu.
“Bantuan ini sudah didapatkan setiap tahun, untuk kedepan kami akan sangat berhati-hati untuk melaksanakan Banprov ini. Kami selalu melakukan evaluasi agar kedepan semakin baik lagi dalam melaksanakan program Rutilahu Banprov ini,” katanya.
Dia juga berharap minimnya biaya administrasi ada peningkatan pada program selanjutnya.
“Saat ini biaya administrasi sangat minim untuk melaksanakan proses sampai dengan Laporan Pertanggungjawaban. Saya harap ke depan ada peningkatan,” pungkas Ahid. (Edison)






