Jalan Nasional Rusak, menghubungkan Dua Kabupaten Di Kalteng

679 0

BARITO UTARA — Ruas jalan nasional kota Muara Teweh yang menghubungkan kota Puruk Cahu,tepatnya di kilometer 11 dekat simpang Lahei Kecamatan Lahei,Kabupaten Barito Utara(Kalteng)fisik aspal jalan terbelah akibat intensitas hujan  yang cukup tinggi sehingga menimbulkan kesurakan pada badan jalan.Jalan yang menjadi akses utama warga yang menghubungkan didua Kabupaten,yaitu Barito Utara dan Murung Raya mengalami kerusakan antara lapisan tanah dan aspal.Saat ini mobil,baik roda enam maupun sepedamotor roda dua harus mengambil jalan disebelah garis rambu-rabu,dengan cara bergantian menggunakan satu lajur.

Dari video amatir yang tersebar oleh warga di media sosial facebook (FB),jalan ini mengalami retak berat di KM 11,dekat persimpangan jalan yang menghubungkan Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara.

Terjadinya retak badan jalan ini diduga,akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi,membuat bagian badan jalan tersebut mengalami pergeseran sehingga terjadinya retakan pada badan jalan yang beraspal.

Warga pun diminta waspada dan berhati-hati saat melintas di jalan nasional ini,sebelum adanya penangan darurat oleh pihak terkait.

“Memang retaknya lumayan berat sehingga kendaraan diarahkan disatu jalur saja, yang perlu menjadi perhatian ketika arus lalu lintas pada malam hari, hendaknya segera dipasang petunjuk rambu-rambu waspada”, ungkap Fauzi warga Muara Teweh,Rabu (24/3/2021).

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara dihubungi Wartawan melalui WhatsApp(WA) M.Iman Topik.Dengan ada kerusakan jalan di KM 11 Desa Ipu atas,sudah dilaporkan ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Tengah, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 3 Provinsi Kalimantan Tengah”, terang Topik.

Patahan dan lubang jalan di Km.11 Ipu Atas,telah ditanggani pengecoran untuk menutup lubang dalam penangganan darurat sambil menunggu penangganan dengan kontruksi permanen oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Tengah, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 3 Provinsi Kalimantan Tengah,”ungkap Kadis PUPR Barut.

Lebih lanjut Kadis PUPR menjelaskan bahwa Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Tengah, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 3 Provinsi Kalimantan Tengah cepat tanggap mengatasi patahan dan retak pada ruas jalan negara KM.11 Muara Teweh-Puruk Cahu, akibat curah hujan yang tinggi di wilayah kota Muara Teweh. 

Jalan nasional yang rusak tersebut kata Topik,lagi dilakukan Unit perbaikan Rutin(UPR)dalam bentuk upaya penangganan kedaruratan,agar jalan tersebut dapat dilalui kendaraan yang melintas dengan menggunakan sistem cor beton pada lubang dan patahan jalan sebelum diadakan penangganan dengan menggunakan kontruksi permanen. 

Berdasarkan hasil pantauan dan koordinasi dilapangan yang dilakukan langsung oleh PUPR Kabupaten Barito Utara Rabu (24/3/2021) bahwa metode yang digunakan dapat membantu mengatasi kedaruratan hingga penangganan dengn menggunakan kontruksi permanen.

Kadis PUPR M.Iman Topik juga menghimbau kepada warga pengguna jalan,agar meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian,saat melintas pada masa titik kerusakan jalan nasional tersebut,agar tidak terjadi sesuatu yang tidak dikehendaki. 

“Kadis PUPR Kabupaten Barito Utara,terus melakukan koordinasi dan berharap agar rekan-rekan dari satker Provinsi Kalteng dapat segera melakukan penanganan jalan nasional”, pungkasnya. (SS).

Related Post