SIDOARJO – Pelayanan Samsat Krian dikeluhkan salah seorang warga akibat iuran ‘seikhlasnya’ saat pengambilan kertas esek-esek nomor rangka dan nomor mesin saat dia melakukan cek fisik untuk meregistrasi ulang kendaraan bermotornya. Keluhan itu disampaikan, sebut saja, Wira asal Kecamatan Prambon.
“Saya berharap pungutan liar seperti ini tidak terjadi di wilayah Samsat yang notabene berada dibawah naungan Kepolisian. Bagaimanapun juga kita sangat berharap, Samsat Sidoarjo, khususnya, berkomitmen dengan apa yang tertulis di banner tentang bebas pungli,” cetusnya.
Senada dengan Wira, beberapa orang yang ditemui Gempur News pun mengaku jika bayar ‘seikhlasnya’ saat cek fisik kendaraan sudah lama terjadi.
Bahkan, jika ada yang tidak membayar, tidak akan segera dilayani untuk cek fisik kendaraannya.
Hingga berita ini diturunkan, Gempur News belum mendapatkan keterangan resmi dari Samsat Sidoarjo terkait dengan bayar seikhlasnya di layanan cek fisik kendaraan. (soleh)

