LUMAJANG – Pemerintah Desa Bandaran melakukan penyemprotan di tempat tempat ibadah yang ada di desa setempat, di tengah penerapan penerapan PPKM Darurat, Kamis (8/7/2021).
Para relawan dan beberapa perangkat desa dan SKD turut terlibat dalam kegiatan penyemprotan di 36 tempat ibadah, termasuk beberapa masjid dan musholla.
Hal ini dilakukan dalam rangka mewaspadai penyebaran pandemi Covid 19 di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Lumajang.
Kepala Desa Bandaran, Abd Kapi mengatakan, kerja bakti ini dilakukan rutin setiap hari kamis. Diakuinya, upaya penyemprotan disinfektan ini memang semakin ditingkatkan.
“Setiap hari kamis, warga sudah rutin melakukan kerja bakti, dan hari ini kerja bakti melakukan penyemprotan di tempat fasilitas umum,” ucap Abd Kapi.
Dia berharap, penyemprotan itu dapat membantu menekan angka Covid-19 di desa Bandaran, meskipun sampai saat ini di desa tersebut tidak ada warganya yang terpapar.
“Alkhamdulillah warga sini guyup melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan. Kendati demikian, kami tetap menyosialisasikan PPKM Darurat agar masyarakat lebih siap,” jelasnya.
Dia pun menegaskan siap all out dalam mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
Kapi mengatakan, pemdes Bantaran selalu mencari informasi terkait pemberlakuan PPKM Darurat, hal itu sebagai upaya menekan angka Covid-19.
“Kami dan warga sepakat berupaya, memutus mata rantai corona,” tandasnya. (bam)






