PASURUAN – Pertemuan secara online, dengan agenda
Sosialisasi Pembagian Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk Kab. Pasuruan, dilakukan di pendopo Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan dihadiri oleh Bupati Kab. Pasuruan, Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si., Dandim 0819 Pasuruan Lekol Inf. Nyarman.m, M.Tr (Han), SKPD Kab. Pasuruan dan PJU Polres Pasuruan.
Pemateri dalam pertemeuan tersebut yakni Menko Marinves, Mendagri, Menkes, Menkominfo, Jaksa Agung, Menteri Perhubungan dan masih banyak lagi menteri kabinet Indonesia bersatu yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Turut pula beberapa tokoh dan pengamat dari beberapa universitas terkemuka di Negeri ini untuk membahas penanganan Covid-19.
Beberapa pola dan strategi penanganan Covid-19 disampaikan oleh beberapa menteri seperti Strategi Penanganan di Hulu dan Hilir, Sosial control, Pelaksanaan 3 T dan Isolasi Terpusat
Menteri Marinves selaku Pengendali pertemuan online tadi malam (25/07/2021) menyampaikan agar semua elemen bangsa bersatu mengatasi pandemi ini.
“Mari kita bersama-sama untuk melakukan Penanganan Sosial yang komplek seperti sekarang ini. Monggo dan Silahkan untuk para Pemangku kewilayahan dengan menggunakan Kearifan lokal seperti Jamu tradisional, empon / rempah rempah dan yang penting angka Orang terkonfirmasi bisa menurun,” ujar Luhut.
Upaya Petugas kepolisian memperketat pengamanan di Pos Penyekatan dan Pembatasan PPKM Darurat, di yang sebelumnya dinamai PPKM Darurat dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) lewat konferensi pers pada Selasa (20/7/2021).
Perpanjangan PPKM dilakukan mulai Minggu (25/7) hingga Senin (2/8) ini berubah istilah Isolman menjadi Isoter (Isolasi Terpusat)
Pada kesempatan lain, Gus Iryad, sapaan Bupati Kab. Pasuruan, menjelaskan aktivitas yang akan dibuka secara bertahap yang meliputi kegiatan di pasar tradisional, warung makan, hingga sektor lainnya.
“Jika tren kasus terus mengalami penurunan, maka tanggal 02 Agustus 2021 pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap,” terangnya. (qomar)
