Ina Septiana Pelukis Berkebutuhan Khusus, Berharap Bisa Berjumpa Walikota Cimahi

570 0

CIMAHI – Salah seorang peserta lomba melukis virtual yang diselenggarakan oleh Komite Seni Rupa DKKC (Dewan Kebudayaan Kota Cimahi), adalah seorang gadis cantik yang berdomisili di Kampung Lembur sawah RT 04-RW 16 Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, namanya Ina Septiana.

Sesuai dengan bulan kelahirannya yakni bulan september, gadis cantik yang berkebutuhan khusus (lumpuh kaki) ini awalnya normal, namun saat sudah dierima di SMK 1 Cimahi musibah datang, tiba-tiba sekujur tubuhnya tidak bisa digerakan, bahkan ingatannyapun kadang sadar kemudian tidak mengingat apa-apa.

Selama 2 tahun hanya tergolek ditempat tidur dan dokter telah memvonis bahwa Ina Septiana mengidap penyakit Meningitis, betapa hancur hati kedua orang tua Ina, namun mereka tetap berusaha untuk kesembuhan sang buah hati.

Segala upaya dilakukan oleh kedua orang tua Ina baik berobat ke dokter maupun pengobatan non medis, selama sakit Ina dirawat dengan penuh kasih sayang oleh tetangganya yang sudah menganggapnya sebagai cucunya sendiri, beliau adalah Mbah Radem (73 th) sampai berangsur pulih, hanya saja tinggal kaki yang masih harus diterapi agar bisa sembuh seperti sediakala.

Saat ditemui di kediaman, Ina tampak sangat cantik dengan memakai kerudungnya, ditemani oleh ibunda tercinta Ibu Sunarni. Ibu Sunarni menceritakan, awal sakit sampai berangsur sembuh seperti sekarang ini, Senin (2/82021).

Kira-kira tahun 2017 saat Ina mau masuk SMK 1 tiba-tiba sakit dan dokter menyatakan Ina menderita penyakit meningitis atau radang selaput otak, dokter memvonis tidak bisa disembuhkan. Namun saya berusaha, baik secara medis maupun pengobatan alternatif serta doa untuk kesembuhan Ina, alhamdulillah setelah berupaya selama 2 tahun, Ina berangsur sembuh tinggal kakinya saja.

“Ini wujud kasih sayang Allah. Dulu badannya kurus beratnyapun hanya 25 kilogram, alhamdulillah sekarang sudah bertambah berat badan Ina, baru tahun ini Ina mulai membaik kesehatannya, setelah selama 2 tahun nggak bisa apa-apa sekarang tinggal kaki yang masih diupayakan kesembuhannya.” Terang Ibu Sunarni ibunda Ina Septian.

Ditempat yang sama Mbah Radem (73 th) menimpali. “Setelah dinyatakan tidak bisa sembuh karena penyakitnya (meningitis), namun saya yakin bahwa Ina bisa sembuh kembali,saya merawat Ina selama 2 tahun dan Alhamdulillah berangsur sembuh seperti yang terlihat sekarang ini, tinggal kakinya yang sedang dilakukan terapi pengobatan.”Timpal Mbah Radem.

Ina Septiana sendiri mengungkapkan rasa syukur dan harapannya, “Alhamdulillah setelah sembuh kaki saya, saya ingin melanjutkan kuliah setelah tahun ini saya sudah menyelesaikan program persamaan paket C, untuk kegiatan melukis saya akan tetap berkarya apalagi saya mendapatkan bantuan kanvas lukis dan cat lukis dari Kang Engkus Kusumah saya harus tambah semangat. Harapan saya juga ingin berjumpa Bapak Plt Walikota Cimahi .”Harap Ina Septiani

Pada kesempatan itu Kang Achmad Kusnadi atau yang biasa disapa kang Engkus Kusumah mengungkapkan, “Saat pelaksanaan lomba lukis virtual diantaranya ada salah seorang peserta berkebutuhan khusus yaitu Ina Septiana namun saya melihat semangat yang luar biasa yang diperlihatkan ina.Saya perhatikan saat pengambilan media lukis sampai penyerahan karyanya semangatnya luar biasa, dengan kondisi berkebutuhan khusus namun upayanya luar biasa mengikuti lomba melukis secara virtual walaupun belum masuk kategori juara itu hal lain.

Semoga Ina ini menjadi motivasi bagi anak seusianya yang normal dalam memperjuangkan sesuatu dan saya sangat mengapresiasi keinginan Ina untuk melanjutkan studi ke bangku kuliah, semoga ada jalannya.

“Saya berharap kegiatan melukis Ina makin terus diasah sehingga menghasilkan karya-karya yang luar biasa, tetap semangat, jangan sampai kekurangan menjadi alasan untuk tidak berkarya.”Pungkas Achmad Kusnadi yang juga menjabat sekretaris di Komite Seni Rupa DKKC(Dewan Kebudayaan Kota Cimahi)

Achmad Edison Syafei

Related Post