Khofifah Upayakan Pengasuhan 6000 Anak Yatim Orangtuanya Meninggal Akibat Covid-19

562 0

SURABAYA – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan terus mengupayakan perlindungan dan pengasuhan bagi anak-anak yang kehilangan orangtuanya karena meninggal akibat covid-19.

Sekitar 6.000 anak di Jawa Timur (Jatim), menjadi yatim selama masa pandemi. Khofifah mengaku anak anak ini membutuhkan bantuan. Pihaknya pun sudah menyampaikan hal ini ke ponpes agar bisa mendapatkan pengasuhan.

“Ada 6.000 lebih yang terkonfirmasi anak-anak menjadi yatim dan yatim piatu karena pandemi COVID-19. Tadi siang saya mengkoordinasikan ini, kalau untuk panti asuhan di sini regulasinya banyak. Kalau untuk remaja sudah tidak diperbolehkan, harus usia anak-anak,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (23/8/2021).

Khofifah mengaku anak-anak ini tak hanya membutuhkan uluran tangan dana untuk pendidikan dan biaya kebutuhan sehari-hari. Namun, juga pengasuhan. Dia pun telah menyampaikan ke pengasuh ponpes agar bisa membantu memberikan pengasuhan pada anak yatim piatu.

“Tumbuh kembang anak-anak butuh lingkungan yang kondusif dalam proses pengasuhan yang bagus,” papar Khofifah.

Untuk itu, menurutnya ada lintas sektor yang diharapkan bisa ikut membantu, seperti Muhammadiyah, Aisyiyah, NU dan juga Muslimat NU, ataupun pihak yang lain yang memiliki panti asuhan juga ikut untuk turun memberikan perhatian.

Tidak hanya itu, Khofifah juga mengkomunikasikan pada kalangan pesantren agar bisa ikut membantu memberikan pengasuhan bagi anak-anak yatim piatu akibat covid-19.

“Saya juga sudah komunikasikan ke pondok pesantren. Ada beberapa yang mereka menyatakan siap memberikan pengasuhan dan pendidikan bagi mereka yang yatim dan piatu,” tegas Khofifah. (sho)

Related Post