Jawaban PLN Belum Memuaskan,Hearing DPRD di Jadwalkan Kembali

0
52

BARITO UTARA-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD)Barito Utara,melangsungkan Hearing dengan Perusahaan Listrik Negara(PLN Persero)mengenai pemasangan jaringan listrik di RT.3 dan RT.4 Desa Butong,Kecamatan Teweh Selatan Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah,di ruang rapat DPRD,Selasa(7/9/2021).

Hearing DPRD dengan PT.PLN(Persero)dihadiri Asisten I Sekda,Camat Teweh Selatan,Kepala Desa Butong,manager PLN ULP Muara Teweh dan general Manager PT.Agu dan DSN.

Dalam hearing yang telah berlangsung tersebut,dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Barito Utara,Parmana Setiawan,ST didampingi 8 orang anggota Dewan dari masing-masing Komisi.

Hal ini mengemuka saat Hearing antara DPRD dengan PT.PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Muara Teweh,Pemerintah Kecamatan Teweh Selatan, dan Pemdes Butong di Muara Teweh,Selasa Pagi.

Kepala Desa Butong Yohan Preslei mengungkapkan, pihaknya dibantu oleh PT AGU-DSN Rp.600 juta untuk pemasangan jaringan listrik menuju Desa Butong sepanjang 11 km.

Ternyata pada saat diajukan ke PLN,biayanya tertera Rp.1,2 Miliar. Belakangan ini direvisi kembali lagi menjadi Rp.4,1 Miliar.Ini terasa sangat memberatkan Pemdes Butong,sampai hal ini dibawa ke Hearing DPRD. 

Seperti dijelasan PLN dalam pertemuan Hearing. Manager PT.PLN.ULP Muara Teweh,Sesen, menegaskan,PLN tidak pernah membebankan biaya pembangunan jaringan kepada pelanggan. 

“Dia bilang,kami tidak tahu perubahan angka RAB.Ini dikerjakan oleh PLN Unit
Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kuala Kapuas. PLN.ULP Muara Teweh hanya unit layanan,” katanya. 

Biaya pemasangan jaringan listrik sudah ditentukan dari pusat. Setiap satu kilometer dengan range bawah Rp.250 juta dan range atas Rp.400 juta.”Kita bisa pertanyakan ini ke Kuala Kapuas,karena ada harga satuan di PLN dan itu pun sudah baku,”imbuh Sesen.

Penjelasan ini tampak tidak memuaskan bagi para peserta Hearing lain. Sehingga dalam kesimpulan Hearing yang dipimpin Parmana Setiawan,ST tertera Badan Musyawarah akan menjadwalkan kembali Hearing dengan PLN setelah Reses,ke UP3 Kuala Kapuas dan Unit Induk Wilayah(UIW)Kalselteng Banjarbaru. 

Setelah Hearing dilangsungkan,General Manager.PT.AGU-DSN Raju Wardana,diminta komentarnya Selasa siang,mengatakan pihaknya siap membantu warga Desa Butong Rp.350 juta dan Rp.450 juta dengan cicilan pertriwulan. 

“Selama ini kita bantu subsidi listrik buat warga Rp.9 juta per bulan,tetapi ada juga bantuan lain yang langsung disalurkan oleh PKS(Pabrik Kelapa Sawit) kepada warga,”ungkap Raju. 

Desa Butong memiliki 10 RT. Dari jumlah tersebut, dua RT, yakni RT 3 dan RT 4 berada di dalam wilayah perusahaan sawit PT. AGU-DSN.  (SS).