
BONDOWOSO —
Bertempat di kantor desa Grujugan Lor kecamatan Jambesari Darus Sholah, di adakan vaksinasi covid 19 yang di hadiri oleh muspika, babinsa, babinkantibmas, perangkat desa dan peserta sebanyak 700 orang dari warga desa Grujugan (1/10/2021).
Dalam pelaksanaan hari itu yang bisa di berikan vaksin sebanyak 465 peserta, sisanya tidak bisa di vaksin karena penyakit bawaan dan kendala lainnya sehingga tidak ter vaksinasi.
Karena membludaknya peserta, pemerintah desa sampai menurunkan dua tim vaksinasi dari rumah sakit Bhayangkara Bondowoso.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan tubuh dari virus covid 19 , sekaligus memutus mata rantai penyebaran virus yang sampai sekarang masih membahayakan bagi kesehatan
Reaksi dan kesadaran masyarakat grujugan lor khususnya sangat tinggi, demi menjaga kesehatan dalam keluarga maupun lingkungannya.
Camat Jambesari Sarus Sholah, Muhammad Tufan S.Sos, MM, mengucapkan termakasih atas kerjasama semua pihak, atas terlaksananya vaksinasi sacara masal tersebut, dan ini merupakan pelaksanaan Vaksinasi terbesar di desa Grujugan Lor dari 465 peserta yang di vaksin.
“Mungkin satu satunya pelaksanaan vaksinasi terbesar yang ada di Bondowoso selama ini, semua berkat kerja yang baik dari semua elemen masyarakat serta kesadaran dari masyarakat sendiri betapa pentingnya vaksinasi covid 19,” ujarnya.
Sementara itu PJ kepaladesa Grujugan Lor, Mawardi, SH, menyampaikan pelaksanaan vaksin aman dan halal, diharapkan pula jangan sampai masyarakat khususnya di Grujugan Lor mudah percaya isu yang yang menyebutkan bahwa vaksi Covid-19 tidak aman, atau tidak halal.
Mawardi mengajak masyarakat grujugan lor yang masih belum di vaksin untuk vaksinasi pada tanggal 28/10/2021.
Ini merupakan jadwal kedua yang akan di adakan di desa Grujugan Lor, karena untuk melawan covid 19 dengan vaksinasi, lanjutnya.
“Pengendalian pandemi melalui vaksin adalah kunci agar kita semua kembali hidup normal, kembali bekerja, anak-anak kembali ke sekolah, utamanya kembalinya perekonomian di desa yang kita cintai,” tambahnya Mawardi.
Meski sudah divaksin, Mawardi berpesan warga masyarakat harus tetep melakukan lima (5) M, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan sabun, dan mengurangi mobilisasi, selain itu, untuk yang sudah divaksin agar tidak menyebarkan kartu vaksin yang ada barcodenya, karena rawan disalah gunakan karena berisi data diri.
PJ Mawardi mengucakan banyak terimakasih kapada perangkat dan elemen masyarakat yang telah membantu terlaksananya vaksinasi masal di desa Grujugan Lor.( Ari)






