Jasad Bayi Prematur Dalam Kantong Kresek Sudah Dimakamkan

372 0

BANDUNG BARAT — Ibu Dedeh, warga RT01-RW08 Desa Cilame Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat, tampak masih lemas saat menerima wartawan di rumah kediamannya.

Ibu Dedeh menceritakan terjadinya Prematur terhadap bayinya sampai akhirnya nyawa bayinya tidak tertolong.

Saat dikonfirmasi terkait bayinya yang dibawa dalam kantong kresek, ibu Dedeh menjawab, dirinya tidak tahu karena langsng dirujuk ke rumah sakit, jadi tidak sempat memperhatikan penanganan bayinya. saya.

“Saya gak tau mas, soalnya kondisi saya waktu itu diruangan perawatan,” ujarnya.

Dilain pihak lain beredar kabar bahwah jasad bayi Ibu Dedeh dimasukan kedalam kantong kresek yang dilakukan oleh oknum Bidan L, yang membuka praktik di Perumahan GBR I.

Masyarakat sangat menyayangkan kejadian tersebut diantaranya pihak keluarga yang merasa tidak seharusnya hal itu terjadi.

Salah seorang kerabat yang tidak mau disebutkan namanya serta masih merupakan keluarga Bayi dalam kantong keresek mengungkapkan, banyak orang yang melihat saat bayi dikeluarkan dalam Keresek warna hitam, sudah dalam keadaan tidak bernyawa serta membiru sekujur tubuh.

“s
Sebetulnya kami tidak tahu kalau bu dedeh mengandung karena tidak pernah cerita kepada siapapun, hal ini terungkap saat adanya Vaksinasi bahwa Ibu Dedeh menyatakan bahwa dirinya tidak menstruasi akhirnya tidak jadi dilakukan Vaksinasi.

Terungkapnya ibu Dede melahirkan prematur di tempat prakteknya Bidan L, adalah saat ada warga yang mengabarkan bahwa Ibu Dedeh melahirkan prematur.

Bayi dengan kelamin laki-laki diperkirakan berusia 6 bulan terlihat dari alat kelaminnya yang sudah terlihat sempurna.

“Kami tidak mempermasalahkan bayi Ibu Dedeh meninggal karena sudah terjadi, yang sangat disayangkan adalah cara penyimpanan bayi yang dimasukan ke dalam kantong keresek, saya mewakili keluarga Ibu Dedeh yang Buta Hurup serta golongan ekonomi lemah, namun saya berfikir tidak harus Jasad Bayi prematur yang sudah meninggal di tempatkan dalam kantong keresek itu saja yang menjadi keberatan Kami,” Ungkapnya.

Apakah pake Lap atau kain yang lebih baik, yang sangat disayangkan jasad bayi prematur yang sudah meninggal hanya dimasukan ke dalam kantong keresek warna hitam tanpa ada kain selembar pun.”Ungkap salah seorang kerabat Ibu Dedeh yang enggan disebutkan namanya.

Sementara bidan L yang menangani persalinan Ibu Dedeh, saat ditemui di tempat prakteknya mengiyakan kejadian tersebut.

Iya memang betul karena Ibu Dedeh tidak membawa apa-apa maaf sekali, kain pun dari kita dan tidak bawa apa-apa sama sekali, saya hanya berfikir untuk menyelamatkan Ibu bayinya, nggak Ngeh soalnya yang terfikir adalah menyelamatkan Ibunya agar segera dirujuk ke rumah sakit dan bayinya sudah dibawa kerumah sama ibu dan bapaknya ke Rumahnya, saya fokus menangani ari-arinya yang lengket pada Bu Dedeh, karena jika ari-ari tidak ditangani ditakutkan akan terjadi pendarahan, jelasnya panjang lebar.

Kepada keluarganya saya menyatakan bahwa ini bayinya dikresekin, soalnya kulitnya sudah mengelupas, saya cari kain ternyata nggak bawa apa-apa.

Ibu Dedeh melahirkan di WC, saar datang ke tempat Praktek Ibu Dedeh(Pasien) tidak bilang dalam keadaan hamil cuma mau periksa saja dan minta ijin untuk ke kamar kecil namun saya curiga kenapa si Ibu Dedeh pipisnya lama di WC ternyata Ibu Dedeh melahirkan di WC.

Saya tarik selamatkan dulu bayinya, setelah bayi keluar baru saya harus menyelamatkan Ibunya, diperkirakan bayinya sudah menjnggal didalam kandungan dan sudah mengeluarkan bau.

Tanpa sadar saya menaruh bayi di kntong keresek karena yang terfikirkan adalah menyelamatkan Ibu Dedeh dahulu.

“Saya mohon maaf diluar dari kesadaran saya, jasad bayi dibawa pulang oleh keluarganya tanpa sepengetahuan Saya.”Jelas Ibu Bidan L yang dibenarkan oleh Suaminya. (Gibbi)

Related Post