LUMAJANG– Pasca dua hari erupsi Gunung Semeru, siang ini Senin (6/12/2021) Tim Relawan Peduli Bencana Erupsi Semeru, Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama (ITB WiGa) Lumajang kembali membuka posko yang kedua setelah posko utama di kampus, tepatnya di gedung Sekolah Dasar (SD) 01 Desa Jarit Kecamatan Candipuro.
Posko ini sengaja didirikan karena diketahui semakin banyaknya korban yang mengungsi, dan posko tersebut dimaksudkan untuk memudahkan dalam memberikan bantuan yang menjadi kebutuhan para pengungsi. “Makin ke sini, semakin bertambah korban bencana ini”, ungkap Rektor ITB WiGa, Dr. Ratna Wijayanti Daniar Paramita, S.E., M.M di sela-sela kesibukannya memantau Tim Relawan menerima bantuan dari berbagai Perguruan Tinggi di penjuru nusantara. Seperti siang ini Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Universitas Brawijaya dan berbagai organisasi kemasyarakatan.
” Apapun yang dapat kami bantu akan kami segerakan, bantuan langsung kami distribusikan ke masyarakat terdampak, tanpa berlama-lama ditandon di posko”, imbuhnya.
“Tim relawan ITB WiGa berusaha maksimal untuk ikut memberikan bantuan, mulai dari hari pertama terjadinya erupsi hingga saat ini terus bergerak, menyalurkan bantuan secara langsung”, tutupnya. (Hum/Red)








