Klinik Desain Kemasan Dalam Branding Masuk Desa

451 0

BANDUNG BARAT – Fakultas Desain Komunikasi Visual dan Multimedia Universitas Widyatama (FDKV), memberi pelayanan “Klinik Desain Kemasan” kepada para pelaku UMKM dari Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat, Jum’at dan Sabtu (10/12/2021).

Kegiatan pelatihan dikemas dengan judul BRANDING MASUK DESA, diselenggarakan dalam rangkaian bentuk program kerja integratif dari Lembaga Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat (L2PM) dan Fakultas DKV di lingkungan Universitas Widyatama (UTama).

Kegiatan ini dilakukan dalam upaya meningkatkan kewirausahaan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat,  sekaligus sebagai implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) UTama bagi para mahasiswa, dilaksanakan di Kampus Universitas Widyatama, berlaku secara umum dengan jumlah terbatas serta memenuhi prokes.

Peserta UMKM terdiri dari 25 pelaku usaha, 15 mahasiswa sebagai mentor dan 6 Dosen sebagai pelatih dalam bidang branding dan kemasan.

Kegiatan ini dapat diselenggarakan atas kerjasama dengan Satuan Kerja Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Budaya, dan Prestasi Olahraga Kementerian Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), dengan penyampaian misi mengenai bagaimana membangun sikap dan mental, diantaranya misi integritas, etos kerja dan sikap gotong royong.

Selain itu, diterapkan pada studi kasus nyata, yaitu “Branding Masuk Desa.” – Rudi Farid. Drs. M.Ds selaku dosen DKV UTama menjelaskan,
branding adalah kegiatan strategis untuk memenangkan persaingan bisnis.

“Dengan branding yang baik, maka suatu merek atau entitas, akan dapat membentuk anggapan positif, kepercayaan dan preferensi dalam benak konsumen.” Kata dia.

Ditambahkan juga olehnya, di era kelumpuhan media massa ini, di mana media yang paling berpengaruh dalam keputusan membeli adalah media personal, seperti pada social media. Maka kegiatan branding versi mutakhir; yaitu branding yang tidak mengandalkan iklan di media tradisional seperti media massa, semakin mutlak diperlukan oleh setiap entitas bisnis. Tidak saja usaha yang sudah besar dan mapan, tapi juga pelaku UMKM.

Dalam kegiatan terintegrasi ini, diharapkan para pelaku UMKM akan semakin cerdas untuk menyusun langkah dalam mengembangkan produk dan jasa mereka melalui pencitraan yang lebih baik.

Pelatihan diselenggarakan hanya dua hari, memang akan terasa sangat singkat, tetapi dengan materi terhadap pamahaman mendasar akan membawa makna yang lebih kuat untuk mereka para pelaku UMKM dikemudian hari.

Pelaksanaannya dilakukan dua sesi kegiatan, pertama berupa pemaparan pengetahuan secara terapan dan kedua kegiatan dalam bentuk analisa, konsultasi dan praktik.

Pembukaan dan kegiatan disaksikan langsung oleh Iwan Mustawan Aziz., M.A.P selaku Camat Pemerintah Daerah Kecamatan Parompong Kabupaten Bandung Barat.

Dari pihak Universitas Widyatama (UTama), Rekomendasi kegiatan, Prof. Dr. H. Dadang Suganda M.Hum. selaku Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan. Dr. H. Deden Sutisna, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Sumber Daya Manusia. Juga turut serta para Dekan lainnya dari UTama. Dekan FDKV UTama, Deden Maulana. Drs. M.Ds membuka kegiatan sekaligus menggawangi pelatihan dari awal sampai akhir kegiatan.

Iwan Mustawan, sebagai Camat Kecamatan Parongpong menjelaskan implementasi program kerja sama ini terus dapat dilakukan secara berkelanjutan.

“Diharapkan para peserta UMKM mendapat perhatian serius untuk pemajuan kewirausahaan mereka, terutama dari berbagai disiplin ilmu terapan guna pertumbuhan ekonomi masyarakat lebih maju.” Pungkas Iwan.

Achamad $

Related Post