Kesinambungan Baksos Antara JFF DAN PMI Banyuwangi Kian Mesra

366 0

BANYUWANGI – John Fawcett Foundation (JFF ) suatu organisasi berbadan hukum yang terdaftar di Australia, mendapatkan pengakuan di seluruh Indonesia atas keberhasilan program kemanusiaan dengan melakukan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten di Indonesia yang melakukan program kesehatan dengan target orang-orang yang secara ekonomi kurang beruntung dan semua layanan diberikan secara gratis khususnya di kesehatan mata.

JFF dan Palang Merah Indonesia (PMI) Banyuwangi kembali menggelar pemeriksaan mata dan operasi katarak gratis bagi masyarakat Banyuwangi, dimana secara seremonial digelar pada hari Rabu (22/06/2022) untuk pelaksanaan BAKSOS tahap 1 pada medio 21 hingga 26 Juni tahun 2022 yang bertempat di gedung PMI Banyuwangi.

Dalam acara tersebut yang dihadiri oleh jajaran Forpimda nampak Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani masih bersemangat hadir disela kesibukannya terkait program Bupati Ngantor di Desa atau “BUNGA DESA”.

Ungkapan apresiasi dan terimakasih dari Bupati Banyuwangi terhadap JFF dan semua yang terlibat dalam kegiatan Baksos teruntai dalam sambutannya sembari menyapa warga Banyuwangi yang hadir untuk melakukan operasi katarak di gedung PMI Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi menegaskan pentingnya edukasi kesehatan mata pada anak-anak dilakukan sejak dini mengingat tumbuh kembang generasi kini tak lepas kemajuan teknologi berupa gadget.

“Saya berharap karena saat ini masih pandemi Covid, pasien yang dilayani dibatasi. Tapi keinginan saya warga Banyuwangi tidak banyak yang mengalami gangguan penglihatan. Maka bagus sekali bila sejak dini, anak anak kita di edukasi dan di skrining karena mata sangat penting. Karena saat ini sering berhubungan dengan gadget. Paparan radiasi dari gadget bisa mengganggu kesehatan mata” papar Ipuk Fiestiandani dalam sambutannya sembari Bupati Banyuwangi itu meminta agar edukasi perihal kesehatan mata di galakkan di sekolah sekolah dasar.

Meski sebentar memberikan sambutan karena harus ke Desa Kebon Dalem guna melaksanakan program Bunga Desa, Bupati Ipuk Fiestiandani menyempatkan diri guna menyapa pasien di ruang dalam gedung PMI serta menyemangati para pasien dan mendoakan kelancaran dari pengobatan maupun operasi pada pasien katarak.

Sementara itu, Senior Project Manager YKI JFF, Nyoman Wardhana menyebutkan, baksos tersebut menyasar 300 target yang sudah di ⁶ skrining sejak sebulan lalu. Dan JFF terus berupaya menjaring orang-orang yang mengalami penyakit katarak selama berlangsungnya program ini.

Amir Hidayat selaku Kadis dinas kesehatan Banyuwangi memaparkan dalam sambutannya bahwa ada 1500 orang yang sudah di skrining di semua fasilitas kesehatan baik rumah sakit dan puskesmas. Dan yang akan melakukan operasi katarak sebanyak 300 pasien. Selain diadakan operasi katarak secara gratis kegiatan Baksos tersebut juga melakukan pengobatan serta skrining dan pemeriksaan kesehatan mata pada anak-anak sekolah dasar yaitu di SD pakis dan SD Kebalenan.

” Target dari kegiatan ini adalah operasi katarak 300 orang, pemasangan bola mata palsu 15 bola mata, untuk kaca mata ada 700 kaca mata, pengobatan pada 300 orang dan skrining di sekolah pada 2 Sekolah dasar. ” ungkap Amir Hidayat.

Kemudian kadis dinas kesehatan Kabupaten Banyuwangi tersebut menyampaikan bahwa Baksos tersebut adalah kegiatan bakti sosial kerja sama antara pemkab Banyuwangi dan JFF adalah tahun ke delapan semenjak 2014 lalu dimana hingga 2021 menurut data hasil Baksos tersebut total sebanyak 17.169 orang warga Banyuwangi yang telah melakukan pemeriksaan mata, operasi katarak total sejumlah 2.090 orang, pemasangan bola mata palsu total sejumlah 90 orang, pemberian kacamata total sejumlah 9.750 orang, pengobatan mata total sejumlah 5.380 orang dan skrining serta pemeriksaan total sejumlah 3.831 anak se Kabupaten Banyuwangi. Pun pada kesempatan tersebut Amir Hidayat menyampaikan bahwa di Banyuwangi pada bulan juni 2022 hanya ada 1 kasus aktif terkait pandemi Covid 19. Hal tersebut adalah suatu raihan yang signifikan atas keberhasilan dalam penanganan dan pencegahan pandemi Covid 19 di Kabupaten Banyuwangi yang nantinya mampu memulihkan kegiatan ekonomi masyarakat. ( Yon )

Related Post