BLITAR -Luas area tanam padi di Kabupaten Blitar berkurang seribu hektar dibanding tahun lalu karena petani lebih memilih menanam jagung yang dinilai lebih menguntungkan.
Hikma Wahyudi, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar mengatakan data tahun 2022 mulai Januari hingga April luas area tanam padi di Kabupaten Blitar menurun dari sebelumnya periode yang sama tahun 2021 mencapai 25 ribu hektar menjadi 24 ribu hektar.
Kata dia, berkurangnya luas area tanam padi ini secara otomatis akan berpengaruh pada produksi padi yang menurun.
Hikma menjelaskan penurunan ini terjadi karena petani lebih memilih menanam jagung. Data tahun 2022 mulai Januari hingga April luas area tanam jagung mencapai 24.527 hektar dibanding tahun
2021 di periode yang sama seluas 19.902 hektar.
Menurutnya, produksi jagung glondong diketahui juga naik dari 215.641 ton tahun lalu, di periode yang sama Januari hingga April tahun ini naik menjadi 265.872 ton.
Ia menambahkan petani lebih memilih menanam jagung karena harga yang lebih menarik atau dinilai lebih menguntungkan dibanding menanam padi.
Dalam periode ini komoditas jagung paling banyak ditanam di kawasan Blitar selatan. (RVRY)
Editor : dhw_robhin

