BONDOWOSO – Harga telur ayam di Bondowoso melonjak naik, Dari harga Rp23 ribu per kilogram, telur ayam di tingkat konsumen mencapai Rp30 ribu per kilogram.
Penuturan salah seorang pelaku UMKM kacang telur ke awak media, “Sandi” mengatakan, harga telur di Bondowoso bertahan di angka Rp 27-30 ribuan. Padahal sebelumnya harga telur ayam hanya berkisar Rp 23 ribuan per kilogram, kata dia saat dikonfirmasi, Kamis (1/9/3022).
Meskipun harga telur naik, jumlah memproduksi kacang telur tetap sama tidak ada penurunan. Biasanya dalam sehari, “Sandi”memproduksi kacang telur dengan bahan, empat kilogram kacang dan dua kilogram telur.
“Sandi” terpaksa juga menaikkan harga kacang telur. Biasanya dalam satu kilogram Rp 40.000, kini menjadi Rp 43.000. “Ya terpaksa kami naikkan harga juga,” imbuh dia.
Haryadi salah satu pedagang telur di Desa Lojajar, Kecamatan Tenggarang mengaku harus menjual harga telur mengikuti harga pasaran. Selama Agustus, harga telur ayam sekitar Rp 28 ribu per kilogram. Bahkan harga tertinggi terjadi pada telur puyuh yang menyentuh angka Rp 32 ribu per kilogram.”Imbuhnya”
Kabid Perdagangan pada Diskoperindag Bondowoso, Totok Hariyanto mengatakan, harga telur juga mengacu pada harga nasional. Sementara untuk stok telur di pasaran masih aman.
Yang menjadi penyebab naiknya harga telur di sebabkan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan berkuku ganda beberapa waktu lalu membuat masyarakat berbondong-bondong beralih mengkonsumsi daging ayam dan telur. “Papar Totok Hariyanto
Tingginya harga telur tersebut dipicu oleh beberapa faktor. Antara lain peningkatan permintaan dan mahalnya harga pakan ternak ayam petelur. Akibatnya produsen telur juga menaikkan harga. (Ari)
