BANDUNG – Kamis (08/09/2022)
Peringatan Hari Aksara Internasional Dirayakan oleh Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)Universitas Maranatha,dalam sebuah acara yang bertajuk “Exhibition of Ancient Alphabet Vowel Art”.Acara tersebut merupakan Kerjasama dengan para penggiat Seni Aksara Buhun yang tersebar hampir seluruh Jawabarat.
Acara Peringatan Hari Aksara Internasional tersebut dilaksanakan di Art Galery Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Maranatha Gedung B Lantai 5 Jalan Prof.drg.Surya Dumantri,M.PH. No.65 Bandung.
Acara diisi oleh Seni Tarawangsa,Pameran Karya Komunitas para penggiat aksara,Demo Melukis Aksara Buhun di Kanvas serta Workshop penulisan Aksara pada daun lontar.
Undangan yang hadir merupakan segenap Unsur Penthahelik baik dari Akademisi,Pengusaha,Komunitas,Pihak Pemerintah dan Media(ABC-GM).Dalam kesempatan tersebut tampak Hadir Abah Alam dari Kawarhian Abah Alam,Pihak Kodam III Siliwangi, Brigif,Disparda Kota Bandung,Ketua Komunitas Diskusi Cimahi Kita,Kang Heri Sambas juga Para penggiat Aksara se Jawabarat,dan yang menarik hadir pula 4 Orang Mahasiswa dari Tahiland.
Namun dalam kesempatan tersebut sangat disayangkan tidak tampaknya undangan dari Pemerintah Kota Cimahi,Padahal yang menginisiasi acara tersebut adalah seorang Warga Cimahi Sang Maestro Aksara Buhun Mang Ujang Laip.
Sesaat setelah acara usai pihak Pemkot Cimahi saat dikonfirmasi melalui Aplikasi WA, menyatakan tidak tahu menahu terkait pelaksanaan acara tersebut dan tidak ada surat disposisi kepada pihaknya.
” Mohon maaf kang saya tidak tahu terkait adanya undangan dalam acara peringatan hari Aksara ke-57 yang dilaksanakan di Universitas Maranatha tersebut,dan tidak ada Disposisi kepada pihak Kami.”Jelas salah seorang Staf Pemkot Cimahi lewat Aplikasi WA.
Sekjen presidium Cimahi Kita,Heri Sambas sangat menyayangkan terhadap sikap Pemerintah Kota Cimahi yang tidak hadir padahal sudah diundang oleh pihak panitia,
“Saya secara pribadi sangat menyesalkan ketidak hadiran pihak pemerintah Kota Cimahi,Saya sebagai masyarakat Kota Cimahi menyesalkan disaat Kang Ujang Laip merupakan salah satu potensi kelas Dunia yang merupakan warga Kota Cimahi tidak mendapatkan perhatian dan apresiasi dari Pemerintah Kota Cimahi karena secara Teknis Kang Ujang serta pihak panitia sudah melayangkan undangan yang ditujukan kepada Walikota,artinya minimal pemerintahan Kota Cimahi mestinya tanggap disaat Walikota berhalangan hadir pihak Pemkot bisa mendisposisikan kepada dinas terkait yang sesuai dengan leading Sektornya.Pada hari ini saya melihat dengan mata dan kepala sendiri bahwa perwakilan dari pemerintah Kota Cimahi tidak ada yang hadir hal itu sangat disesalkan oleh saya sebagai warga Kota Cimahi.
Saya berharap pemerintah Kota Cimahi dapat lebih memperhatikan segenap potensi yang ada di Kota Cimahi baik dari sisi budaya,Olahraga/Atlit minimal mendapatkan perhatian,Itu saja dari saya.”Tegas Ketua Forum Cimahi Kita,Kang Heri Sambas.
(GIBBY)
Editor : dhw_robhin






