Kota Cimahi, Kamis (17/11/2022) – Anggota DPRD Kota Cimahi yang berasal dari Fraksi Partai Kesatuan Bangsa (PKB), Asep Sutisna atau yang akrab disapa Asoy memprakarsai pertemuan dengan para pedagang pasar se Kota Cimahi. Acara tersebut digelar di paviliun Pasar Atas Baru, Jalan Encep Kartawiria, Cimahi Tengah, pada Rabu (15/11/2022) kemarin. Kegiatan dialog yang diberi tajuk “’Ngobrol Bareng Asoy” atau disingkat “Ngobras” tersebut bertujuan untuk membangkitkan pasar tradisional pasca pandemi Covid-19. Kegiatan positif ini bisa terselenggara berkat kerja sama dengan Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Kota Cimahi dan dukungan dari DinasPerdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi.Pada kesempatan tersebut Asoy mengatakan, “Diskusi ini dikemas dengan santai agar tidak ada kekakuan. Biasanya para pedagang pasar jika dipanggil secara formil oleh dewan, pasti yang hadir hanya satu atau dua orang saja. Jadi kita sengaja jemput bola di tengah-tengah masyarakat dengan membuat acara Ngobras ini.”Asoy menambahkan, memang acara “Ngobras” tersebut terkesan dadakan. Namun, ternyata jika dibuat secara informal terbukti lebih efektif.“Peserta yang hadir lebih dari 150 orang, padahal kami mengundang hanya 80 orang saja,” ungkap Asoy. Melihat antusiasme yag tinggi dari para pedagang pasar, tentu membuat anggota DPRD Kota Cimahi asal dari Fraksi PKB ini merasa senang. Menurut Asoy, acara “Ngobras” tersebut nantinya akan dilakukan secara rutin dan berjenjang.”Insyaallah Minggu depan kami akan menggelar acara “Ngobras” kembali di Pasar Cimindi. Hal tersebut untuk memenuhi permintaan para pedagang Cimindi,” ungkap Asoy dengan nada sumringah.Rencana Asoy tersebut ternyata mendapat support penuh dari Kepada Disdagkoperin Kota Cimahi, Dadan Darmawan. Menurutnya, acara “Ngobras” tersebut sangat banyak manfaatnya. Salah satunya adalah bisa menampung aspirasi dari para pedagang pasar se Kota Cimahi sehingga pemerintah bisa mengambil kebijakan yang tepat terkait kegiatan mereka.Dukungan pihak perbankan yang diwakili oleh Bank BJB Cabang Kota Cimahi tentu membuat acara “Ngobras” semakin menarik karena bisa membantu memfasilitasi para pedagang pasar dalam melakukan transaksi keuangan. Juga membantu mereka yang memerlukan modal untuk pengembangan usahanya. “Adanya kerja sama dengan BJB ini tentu sangat berguna sekali bagi para pedagang. Mereka bisa menggunakan fasilitas perbankan dan melakukan transaksi tanpa uang tunai dengan cara cukup dipindaimaka uang dengan mudah segea masuk ke rekening,” ujar Dadan.Sementara itu saat ditemui di tempat terpisah, Kepala Cabang Bank BJB Kota Cimahi, Ayi Subarna mengatakan bahwa saat ini pihaknya banyak menerima masukan dari para pedagang pasar. Mereka ingin pihak Bank BJB membuka Kantor Kas Bank BJB dan ATM BJB untuk keperluan tarik tunai.”Kami akan memenuhi permintaan para pedagang pasa. Semua akan kami sediakan demi kemudahan bagi para pedagang dalam bertransaksi. Kami juga akan melakukan kemudahan kepada para pedagang pasar dalam fasilitas kredit,” tambah Ayi.Kemudahan kredit yang dimaksud oleh Ayi adalah BJB Mesra Kredit Usaha Rakyat (KUR). BJBMesra adalah fasilitas pinjaman yang diberikan Bank BJB kepada pelaku usaha mikro perorangan yang belum bankable dengan plafon maksimal Rp 5.000.000. Menurut Ayi, keunggulan produk BJBMesra adalah bunga 0%. Menariknya, BJB Mesra bergulir tanpa agunan dan bebas biaya provisi.“Selain itu, Bank BJB juga mempunyai program Laku Pandai yaitu berupa kegiatan menyediakan layanan perbankan dan/atau layanan keuangan lainnya yang dilakukan tidak melalui jaringan kantor, tetapimelalui kerja sama dengan pihak lain dan perlu didukung dengan penggunaan sarana teknologi informasi,” ungkap Ayi.Acara “Ngobras” yang digagas Asoy tersebut juga di hadiri oleh Penjabat Walikota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan, S.Si, Kepala UPTD Pasar Atas Andry Aplen, serta perwakilan para pedagang pasar Atas Baru, Pasar Antri, Pasar Cimindi, Pasar Ranca Bentang, Pasar Melong, dan Pasar Citeureup.Usai kegiatan, Penjabat Walikota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi acara “Ngobras” tersebut yang berhasil memfasilitasi pertemuan antara para pedagang pasar, anggota dewan, pihak perbankan, Disdagkoperin Kota Cimahi. “Ini sangat bagus, bagaimanapun ruang komunikasi ini harus dibuka sehingga kita tahu ada hal apa yang harus kita selesaikan. Kita juga jadi tahu apa keinginan para pedagang. Bahkan saya berharap dari pertemuan seperti ini, Pasar Atas Baru akan tambah ramai dan banyak pembeli yang tertarik belanja di sini,“ pungkas Dikdik.
(Achmad S.)
