HomeJawa TimurPasuruanPekerjaan Rekonstruksi Jalan Orobulu - Dadapan Kecamatan Rembang Terindikasi Melebihi Batas Waktu...

Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Orobulu – Dadapan Kecamatan Rembang Terindikasi Melebihi Batas Waktu dan Dikerjakan Secara Asal-asalan

PASURUAN – Proyek pavingisasi jalan Desa Orobulu Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan diduga dikerjakan secara asal-asalan. Pasalnya, proyek itu dikerjakan secara buruk. Baik dari kualitas material maupun pengerjaannya. Hal tersebut diungkapkan Kusaeri, wakil ketua LSM Penjara Indonesia DPD Jawa Timur pada Selasa (3/01/2022).

Menurut Kusaeri, pemasangan paving di jalan penghubung antar dusun itu banyak yang ambrol dan bergelombang pada beberapa titik.

“Pavingnya banyak yang bergelombang. Sisi sampingnya tidak disemen jadi banyak yang ambrol,” ujar Kusaeri, Selasa (3/01/2023) di lokasi proyek.

Advertisement

Bahkan, imbuhnya, proyek senilai hampir 1,2 miliar rupiah yang dikerjakan oleh CV Ika Berdikari itu juga mengalami keterlambatan dalam pengerjaannya.

“Seharusnya, sesuai jangka waktu kontrak, proyek itu memerlukan waktu 45 hari sejak 14 November 2022. Namun kenyataan di lapangan, hingga Selasa 3 Januari 2023 proyek tersebut masih belum selesai dikerjakan,” kata Kusaeri.

Masih kata Aripas, panggilan akrab wakil ketua DPD sangat menyayangkan buruknya kualitas material dan pengerjaannya yang diduga tidak sesuai spesifikasi.

“Akibatnya banyak paving yang patah dan bergelombang. Bahkan di beberapa titik, banyak paving yang pecah namun tetap dipasang,” katanya.

Aripas juga menyayangkan lemahnya pengawasan pekerjaan proyek yang menelan dana cukup besar tersebut.

Dari pantauan awak media di lapangan, sesuai papan informasi yang ada di lokasi, proyek tersebut adalah Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Orobulu – Dadapan Kecamatan Rembang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan dengan sumber dana APBD 2022 dimulai sejak 14 November 2022.

Masih sesuai papan informasi, proyek itu menelan anggaran senilai 1,199 miliar rupiah membutuhkan waktu 45 hari kalender untuk pengerjaannya.

Hingga berita ini ditayangkan, awak media belum berhasil menghubungi pelaksana maupun Disperindag Kabupaten selaku pengguna anggaran untuk mengkonfirmasi terkait hal tersebut.(Qomar)

Editor : dhw_robhin

RELATED ARTICLES

Most Popular