BBPOM Kalteng Gelar Sosialisasikan Program PJAS Aman di Barut

204 0

BARITO UTARA- Balai Besar Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Menggelar kegiatan Sosialisasi Keamanan Pangan Sekolah. Dalam rangka mengimplementasikan program pangan jajanan anak usia sekolah (PJAS) aman, telah dilangsungakan di Aula Dinas Kesehatan Barito Utara, Kamis (11/5/2023).

Barito Utara, merupakan  Kabupaten yang menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini, yang sebelumnya telah dilaksanakan kegiatan ini juga di Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis).

Program yang dijadwalkan setiap tahun, ini semua berjalan sesuai dengan sirkulasi jadwal yang telah ditetapkan, di dalam rencana kerja Balai Besar BPOM Palangka Raya, ( Kalteng) dimana setiap kegiatannya dilaksanakan di 2 kabupaten lingkup provinsi Kalteng.

Untuk saat ini kegiatan di fokuskan di Kabupaten Barito Utara dan Pulang Pisau. Semuanya ini dilaksanakan, guna untuk mendukung upaya pemerintah dalam percepatan pencegahan stunting, khususnya di Kabupaten Barito Utara dan pada umumnya di Provinsi Kalteng. 

Kegiatan ini, dilaksanakan dan diikuti oleh kepala sekolah dan perwakilan siswa masing-masing 2 orang, dari 10 (Sepuluh) sekolah yang ada di Kabupaten Barito Utara, yakni SDN 5 Melayu, SDN 1 Lanjas, SDN 1 Trahean, SMPN 10 Muara Teweh, SMPN 5 Trahean, MTSN Muara Teweh, MAN Barito Utara, SMKN 1 Muara Teweh, SMAN 1 Muara Teweh dan SMAN 3 Muara Teweh.

Wiwik Wiranti, S.Si, Apt  Ketua Tim Kerja BBPOM Kalteng. Memberikan sambutan dan sekaligus membuka dengan resmi kegiatan Sosialisasi Keamanan Pangan Sekolah, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman keamanan pangan melalui pengenalan pangan aman, informasi nilai gizi pada kemasan pangan  olahan dan mewujudkan budaya pangan aman dengan menerapkan Cek KLIK (Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin edar dan Cek Kadaluarsa).

Melalui kegiatan ini, akan diwujudkan dalam kemandirian pangan di komunitas sekolah. Dengan terbentuknya perilkau keamanan pangan yang baik, menuju terwujudnya zero stunting di Kabupaten Barito Utara dan umumnya di Provinsi Kalteng, “harap Wiwik.   (SS)

Related Post