Hidupkan Seni dan Budaya Melalui Kegiatan Kirab Budaya pada Perayaan HUT Kota Cimahi ke-22

740 0

Cimahi adalah sebuah kota yang terletak di Provinsi Jawa Barat. Selain dikenal sebagai Kota Militer, dikenal pula sebagai salah satu gudang seniman. Tak sedikit seniman nasional yang berasal dari kota ini, seperti Entis Sutisna alias Sule, Euis Darliah, Fitri Tropica, Citra Kirana, Conny Dio, Jamrud, Harry Moekti, Bahar Malaka, dan masih banyak lagi lainnya. 
Pemerintah Kota Cimahi telah berkomitmen untuk mendukung para seniman lokal dan mempromosikan kegiatan seni dan budaya sebagai bagian penting dari identitas kota. Salah satu wujud nyata dari dukungan tersebut adalah melalui penyelenggaraan kegiatan seni dan budaya yang diadakan setiap tahun.

Setahun yang lalu, pada acara puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Cimahi ke-21 yang dilaksanakan pada Sabtu, 18 Juni 2022 di Lapangan Rajawali, Jalan Gatot Subroto Cimahi digelar berbagai atraksi seni. Saat itu ditampilkan berbagai atraksi seni, seperti seni tari dan musik yang dibawakan siswa-siswi se-Kota Cimahi, sendra tari, rampak dalang, pagelaran wayang golek dan wayang kulit, pertunjukan calung, dan lain-lain, serta penampilan spesial Armada Band.

Pemerintah Kota Cimahi selalu berkomitmen untuk terus membangun dan memajukan Kota Cimahi sesuai dengan visi dan misi Kota Cimahi, yakni mewujudkan “Kota Cimahi yang Maju, Agamis, Berbudaya dan Sejahtera”.
Kini Kota Cimahi sudah memasuki usia ke-22 dan akan mengadakan peringatan hari lahirnya pada 21 Juni 2023.  Berkaitan dengan rencana tersebut, pemerintah kota Cimahi telah menetapkan tema besar untuk menyongsong perayaan HUT Kota Cimahi tersebut yaitu “Cimahi Ngahiji”. Makna dari tema besar ini bertujuan untuk mengajak seluruh komponen masyarakat kota Cimahi agar bersatu dan guyub dalam membangun kotanya sehingga bisa menjadi lebih maju di berbagai bidang. 

Salah satu acara yang paling dinantik-nantikan dalam perayaan HUT Kota Cimahi ke-22 nanti adalah Kirab Budaya Ngarak Cai, Ngalokat Cai, Mapag Poe Karamat, dan Kaulinan Urang Lembur. Kirab Budaya merupakan festival seni yang menampilkan berbagai pertunjukan seperti tari, musik, dan permainan anak-anak (kaulinan barudak) yang melibatkan seniman lokal. Festival ini bertujuan untuk mempromosikan keanekaragaman seni dan budaya, serta memberikan wadah bagi seniman untuk mengekspresikan kreativitas mereka.
Kirab Budaya Ngarak Cai dan Ngalokat Cai merupakan program berkelanjutan dan merupakan wujud kolaborasi antara Pemkot Cimahi dengan para seniman. Tujuannya untuk membangun kesadaran masyarakat dan pemangku kebijakan agar selalu bersatu padu, bahu membahu menjaga lingkungan hidup, terutama air agar tetap terjaga kebersihannya dan tidak tercemar limbah sehingga tetap lestari.

Mapag poe kramat merupakan kegiatan ritual yang melibatkan agama dan kepercayaan yang dianut masyarakat lokal. Dalam kegiatan ini terdapat kegiatan ngukus – Bahasa Sunda yaitu aktivitas membakar kemenyan, dupa, dan sebagainya – yang disertai pembacaan doa atau mantra.
Selain itu, Pemkot Cimahi juga mendukung kegiatan budaya tradisional yang disebut “Kaulinan Urang Lembur”. Kaulinan Urang Lembur adalah serangkaian permainan tradisional Sunda yang melibatkan masyarakat setempat memalui utusan dari setiap kelurahan. Kaulinan Urang Lembur menjadi ajang yang mempererat ikatan sosial masyarakat Cimahi dan melestarikan warisan budaya leluhur.
Dalam kegiatan ini dibuat dalam bentuk pasanggiri yang melibatkan delegasi anak-anak Sekolah Dasar (SD) dari setiap kelurahan se-Kota Cimahi. Setiap delegasi terdiri dari 15-30 orang. Mereka akan menampilkan kebolehannya bermain dengan membawakan minimal lima jenis permainan dengan diiringi lagu dan musik etnik.

Kegiatan yang dilakukan Pemkot Cimahi bekerja sama dengan Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC) suatu lembaga yang menaungi para seniman dan budayawan tersebut sangat penting terus dilakukan setiap tahun. Hal ini bukan hanya menyuguhkan budaya sebagai bentuk tontonan, tetapi lebih penting adalah memberi tuntunan bagi palaku budaya, masyarakat, dan pemangku kebijakan.
Dukungan pemerintah Kota Cimahi terhadap para seniman dan kegiatan seni dan budaya tidak hanya terbatas pada perayaan HUT Kota Cimahi. Selama tahun ini, Pemerintah Kota Cimahi telah menginisiasi berbagai program pendukung seni dan budaya, seperti beasiswa seni bagi pelajar berprestasi, lokakarya seni untuk masyarakat, serta pengadaan ruang seni dan galeri di berbagai tempat di kota ini.
Semoga melalui perayaan HUT Kota Cimahi ke-22 ini yang mengusung tema “Cimahi Ngahiji, Jaga Lemah, Jaga Cai, Jaga Budaya” mampu membuat masyarakat Kota Cimahi semakin maju dan berbudaya. Selamat Hari Ulang Kota Cimahi Ke-22.

Achmad $

Related Post