RIPK HAYATI dan FGD Malalui DLH Barito utara

417 0

BARITO UTARA- Wakil Bupati Barito Utara,  Sugianto Panala Putra, SH membuka secara resmi kegiatan Penyusunan Dokumen Rencana Induk Pengelolaan Keanekaragaman Hayati (RIPK HAYATI) serta Forum Group Discusion (FGD) di Kabupaten Barito Utara tahun 2023, di JnB Hotel Muara Teweh, Kamis (20/07/2023).

Dalam rencana kegiatan penyusunan dokumen RIPK Hayati dalam Forum Group Discusion (FGD).  Dinas LH Kabupaten Barito Utara, menggandeng pihak Kementerian Lingkungan Hidup serta Kemenhut Pusat.

Kegiatan tersebut dihadiri 40 peserta dari kalangan Dinas dan Instansi terkait, yakni Kepala pusat kebijakan strategis Kementerian LH Republik Indonesia, M. Ahdiyar Syahroni, SH. MH beserta Tim RIPK Hayati untuk Barut, yang didampingi M.A. Khasan Budiman, S. Hut, M. Si

Kegiatan RIPK Hayati ini juga dihadiri Kepala Balai BKSDA Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala KPHP Barito Tengah dan Barito Hulu, Kepala perangkat daerah lingkup Pemkab Barito Utara, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat dan Akdemisi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Utara, Ir. Inriaty Karawaheni, M. AP dalam laporannya mengatakan,  penyusunan rencana induk pengelolaan (RIP) Keanekaragaman Hayati Barito Utara, adalah pekerjaan Sekolah tipe 2,  yang merupakan kerjasama Dinas LH Barut dengan pusat jasa kebijakan strategi Kementerian LH dan Kemenhut RI yang pekerjaannya dilaksanakan nanti selama 4 Bulan.

Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah dalam sambutannya yang dibacakan melalui Wakil Bupati, Sugianto Panala Putra, SH mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya, kepada tim Pusat jasa kebijakan strategis kementerian lingkungan hidup dan kehutanan Republik Indonesia, yang berkenan hadir untuk memberikan materi sekaligus arahannya terkait penyusunan dokumen rencana induk pengelolaan keanekaragaman hayati di kabupaten Barito Utara.

“Bupati Barut. H. Nadalayah, melalui Wakilnya Sugianto. Dalam sambutannya berharap, melalui forum group diskusi ini nantinya menghasilkan pemikiran ataupun solusi yang nyata,  guna perumusan kebijakan dalam menjaga keberlangsungan keanekaragaman hayati yang ada di Kabupaten Barito Utara. 

Dalam sambutan Bupati Batut. Melaui Wakilnya, ini Perlu juga dilakuan penekanan kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Utara, agar mampu menjembatani pihak perusahaan ataupun pihak swasta yang melakukan riset, guna penanganan analisis dampak lingkungan, “jelas Wabup Sugianto.

Disaat Discusion berlangsung, yang dimoderatori  Enjang Sopiyudin yang didampingi ketua penyusun dokumen RIPKH. M. Asyief Khasan Budiman, telah terjadi dialog Interaktif yang menarik, malah peserta berharap dari penyusunan ini tidak saja mendata mengenai Flora (semua Khazanah kehidupan hewan) juga mengenai Fauna pun didata ( Khazanah segala jenis tanaman atau tumbuhan). Malah peserta juga menyarankan memasukan di dalam dokumen beragam jenistumbuhan yang berkhasiat atau tanaman Obat.

“Nantinya dalam penyusunan dokumen RIP Keanekaragaman Hayati, tidak saja menjadi dokumen tertulis akan tetapi dihubungkan pula paparan seluruhnya melalui Website. Sehinga klayak ramai bisa di akses dan mendapatkan manfaat serta pengetahuan dari penyusunan dokumen ini. Yang istilahnya disebutkan dokumen yang bicara, “jelas Ketua Tim penyusun dokumen, M. Asyief Khasan Budiman,  (SS)

Related Post