HomeJawa TimurLumajangSABDAAJI LUMAJANG MENGABDI UNTUK SENI DAN BUDAYA JAWA

SABDAAJI LUMAJANG MENGABDI UNTUK SENI DAN BUDAYA JAWA

Di Kabupaten Lumajang Jawa Timur ada perkumpulan Sabdaaji (Sasana Budaya Jawi). Misi utama Sabdaaji: ikut melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Jawa.

Siapa pun yang ingin ikut melestarikan kebudayaan Jawa, boleh menjadi anggota Sabdaaji. Tanpa ada persyaratan batasan umur dan pendidikan.

Anggota Sabdaaji terdiri dari berbagai profesi. Ada pedagang, guru, pegawai, seniman, dan para pensiunan. Kebetulan, semua anggota Sabdaaji punya hobi yang sama. Yakni pecinta seni tradisionil wayang kulit.

Advertisement

Sangat diharapkan kawula muda juga ikut bergabung di Sabdaaji. Karena dari generasi mudalah diharapkan kebudayaan jawa akan tetap lestari dan berkembang.

Pendiri sekaligus Ketua Sabdaaji Lumajang, Sarwo Darmono mengatakan, organisasi yg dipimpinnya punya banyak kegiatan. Diantaranya acara macapatan. Diadakan rutin tiap bulan di rumah anggota yg bersedia ketempan.

Bagi anggota yang berminat main gamelan, telah disediakan seperangkat gamelan di sekretariat Sabdaaji Jl Batanghari 4 Lumajang.

Gamelan berlaras pelog dan selendro itu diperoleh Sabdaaji dari bantuan pemerintah pusat. Selain gamelan juga mendapat bantuan pakaian adat jawa.

Sarwo Darmono yang juga pengelola Radio Gloria Lumajang, mengatakan, anggota Sabdaaji aktif latihan gamelan pada waktu yang sudah terjadwal.

Menurut Kang Darmo, demikian ia biasa dipanggil, selain anggota Sabdaaji, gamelan juga bisa dimanfaatkan siapa saja yang membutuhkan.

Seperti selama ini, sudah banyak pelajar dari berbagai sekolah latihan gamelan di Sabdaaji. Demikian juga dari ibu-ibu PKK dan komunitas lain.

“Selama jadwal waktu latihan bisa diatur tidak berbenturan, silahkan saja gamelan ini dimanfaatkan semaksimal mungkin”, harap Kang Darmo.

Masih menurut Kang Darmo, sebetulnya di tengah masyarakat banyak komunitas dan sanggar seni budaya yg ingin mengembangkan potensinya. Namun umumnya mereka terbentur tiadanya saranan dan prasarana yg memadai.

Sementara pemerintah selama ini hanya bisa memberikan bantuan yang sifatnya hanya sebagai stimulus dan insidental.

“Itulah sebabnya saya sering mengingatkan anggota, bahwa semua kegiatan di Sabdaaji hanya sebatas pengabdian”, tambah kang Darmo, yang juga ketua KOSTI (Komunitas Sepeda Tua Indo nesia) Lumajang.


Saya tulis lewat HP. Tolong dirapikan.
Foto mentusul. Trims

RELATED ARTICLES

Most Popular