HomeJawa TimurLumajangPetani harus Siap Menghadapi Pupuk Langka di Tahun 2024

Petani harus Siap Menghadapi Pupuk Langka di Tahun 2024

Teka teki jumlah Alokasi pupuk subsidi tahun 2024 terjawab dengan keluarnya Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia nomer 744/KPTS/SR.320/M /12/2023 tentang Alokasi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian Tahun Anggaran 2024 tertanggal 20 Desember 2023, dengan alokasi total 4,8 juta ton dengan rincian untuk Jenis pupuk urea 2.711.428 ton Pupuk NPK 2.001.352 ton dan Pupuk NPK khusus 19.729 ton, angka tersebut diatas menunjukkan pemerintah hanya mampu mensubsidi kurang dari 50 â„… karena pengajuan yang di ajukan petani lewat kelompok tani sebanyak 10,7 juta ton. Dalam 4 (empat) tahun terakhir, anggaran subsidi pupuk terus menyusut. Pada 2019 dan 2020, anggaran subsidi pupuk dialokasikan masing-masing Rp 34,31 triliun dan Rp 34,23 triliun. Kemudian pada 2021, 2022, dan 2023, anggaran itu turun masing-masing menjadi Rp 29,1 triliun, Rp 25,3 triliun, dan Rp 24 triliun. Baru pada 2024, pemerintah menaikkan anggaran subsidi pupuk menjadi Rp 26,68 triliun, tetapi jumlah pupuk yang didapat malah turun, hal ini karena harga pokok produksi pupuknya naik.

Propinsi Jawa timur tahun 2024 mendapatkan alokasi pupuk subsidi jenis urea sebanyak 574.347 ton jenis NPK 389.387 ton dan NPK khusus sejumlah 143 ton, angka tersebut jauh dibawah alokasi tahun 2023 dengan rincian jenis pupuk urea sebanyak 1.002.044 ton pupuk NPK 621.355 ton dan NPK khusus 1.756 ton.

Kabupaten Lumajang tahun 2023 mendapatkan alokasi jenis pupuk urea 27.521 ton pupuk NPK 18.596 ton, jika melihat komposisi diatas bisa prediksi bahwa akan ada pungurangan jenis pupuk urea 43% dan pupuk NPK 38% ditahun 2024 sehingga prediksi realisasi subsidinya untuk jenis pupuk urea sejumlah 12.935 ton dan pupuk NPK 11.530 ton, dibandingkan dengan pengajuan pupuk jenis pupuk urea 33.820 ton dan pupuk NPK 46.615 ton, untuk luas tanam 150.131 ha, sangat jauh dari kebutuhan petani.
Secara sederhana per hektar petani dapat subsidi pupuk untuk jenis pupuk urea sejumlah 87 kg dan pupuk NPK 75 kg.

Advertisement

Dikonfirmasi media ini Iskhak Subagio selaku ketua DPC HKTI Lumajang yang sekaligus sekretaris APPI Jawa Timur membenarkan hal tersebut, ia merekomendasikan beberapa hal terkait penyaluran pupuk subsidi tahun 2024 yakni :

  1. Dibuatkan angka realisasi jumlah subsidi dibanding ERDKK, ini mutlak dilakukan agar petani paham jumlah subsidinya dan juga menghindari petani terdaftar tidak dapat alikasi pupuk subsidi
  2. Memberikan reward pada kelompok tani pemakai pupuk ramah lingkungan (ER)
RELATED ARTICLES

Most Popular