Ibarat sebuah falsah kuno yang menyatakan bahwa kebersamaan dan kegotongroyongan adalah kunci kesuksesan dalam bermasyarakat.
Hal ini dibuktikan oleh warga dusun sentul wangkit desa sentul sumbersuko lumajang yang setiap hari minggu gugur gunung bersama untuk membendung sumber air yang dialirkan kedusun mereka untuk kebutuhan sehari hari.
Pak sa’i menyambut hal ini dengan perasaan suka cita karena selama ini dia harus mencari air sampai desa karang anom yang jaraknya 2 km dari lokasi rumahnya, Alhamdulillah inisiatif masyarakat memudahkan saya mengakses air bersih.
Hal senada juga disampaikan pak tugiman, karena sumur kami yang kering maka air bersih sudah menjadi barang mahal, Alhamdulillah dengan kekompakan masyarakat air bersih sudah mudah bagi kami walau masih harus berjalan 100 M.
Ali Misnadi, relawan sosial penggerak masyarakat mengucapkan terima kasih atas kerukunan dan kekompakan masyarakat yang mau meluangkan waktunya untuk kerja bhakti setiap minggu, Alhamdulillah debit air 5 liter per menit bisa dirasakan masyarakat, kami ucapkan terima kasih juga pada pemerintah Desa Sentul dan Pemerintah Kecamatan Sumbersuko yang selalu memonitor kegiatan kami beserta masyarakat, juga terima kasih pada pihak BPBD Kabupaten Lumajang yang sudah memberikan 2 (dua) buah tandon air kapasitas 15.000 liter ini sangat bermanfaat untuk menjaga air tersebut agar bisa merata dinikmati masyarakat, dari hitungan kami swadaya masyarakat hingga saat ini lebih dari 15 juta rupiah.
Hari minggu ini (25/2/2024) kami akan melakukan pemasangan 2 (dua) tandon dari BPBD agar kami bisa menyalurkan air tersebut ke pengguna di dusun kami rencananya akan kami pasang pompa air bertenaga listrik, dalam kerja bhakti ini kami libatkan pihak desa juga BABINSA dan BABINKAMTIBMAS sebagai mentor kami untuk menggerakkan masyarakat.
Besar harapan kami kedepannya pengusaha disekitar Desa Sentul juga berpartisipasi aktif mensupport kegiatan gotong royong ini, mengingat banyak hal yang harus kita lakukan agar masyarakat juga bisa menikmati hasil adanya perusahaan yang ada bukan kebagian polusinya saja tegasnya (ER)






