
Bakti PLN UP3 Madura untuk Rakyat: Salurkan Santunan Kesehatan, Dukung Perjuangan Anak Tunarungu
Pamekasan, Madura – Semangat “PLN untuk Rakyat” tidak hanya tercermin dalam upaya menjaga pasokan listrik, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang mendalam. Hal ini dibuktikan oleh Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Madura yang baru-baru ini menyalurkan bantuan santunan kesehatan untuk meringankan beban keluarga prasejahtera di Pamekasan.
Pada Senin, 8 Desember 2025, YBM PLN UP3 Madura mengunjungi Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, untuk menyerahkan bantuan kepada Moh Ainul Yakin (6), seorang anak penyandang tunarungu kongenital.
Kisah Ainul Yakin, yang ditinggal wafat ayahnya sejak usia dua tahun, membutuhkan perhatian medis intensif. Untuk menunjang pendengarannya, Ainul dijadwalkan menjalani proses pemasangan alat bantu dengar. Prosedur ini membutuhkan kontrol rutin dan terpusat di salah satu rumah sakit rujukan di Sidoarjo.
Jarak tempuh yang jauh antara Pamekasan dan Sidoarjo menimbulkan kendala biaya transportasi yang signifikan bagi Ibu Maryemah, ibunda Ainul, yang berjuang membiayai pengobatan anaknya.
Melihat kondisi tersebut, YBM PLN UP3 Madura, yang dana operasionalnya berasal dari zakat, infak, dan sedekah pegawai muslim PLN, bergerak cepat memberikan dukungan biaya transportasi. Bantuan ini bertujuan untuk memastikan Ainul dan keluarga dapat menjalani setiap tahapan pengobatan dan kontrol rutin tanpa terbebani biaya perjalanan.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua YBM PLN UP3 Madura, Agus Mujiyono. Beliau menekankan bahwa aksi ini adalah bagian dari komitmen PLN sebagai badan usaha milik negara (BUMN) untuk berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat luas, selaras dengan semangat BUMN Hadir untuk Negeri.
“Ini adalah wujud nyata Bakti PLN. Selain memastikan listrik aman, kami juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan. Dana yang kami salurkan ini merupakan amanah dari pegawai PLN untuk membantu Ananda Ainul mendapatkan haknya atas pendengaran yang lebih baik,” jelas Agus Mujiyono.
Ibu Maryemah, orang tua Ainul Yakin, menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Dengan adanya dukungan transportasi ini, kami tidak perlu lagi khawatir untuk membawa Ainul kontrol ke Sidoarjo. Semoga kebaikan para donatur PLN dibalas dengan rezeki yang berlimpah dan kesehatan,” tuturnya.
Melalui sinergi antara tugas utama penyediaan energi dan kegiatan filantropi, PLN UP3 Madura menunjukkan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga menerangi harapan masyarakat yang membutuhkan.










