Kepada Komisi III DPR RI, lihatlah rakyat kecil yang datang mencari keadilan. Lihat mereka yang tidak punya kuasa, tidak punya jabatan, tidak punya perlindungan selain harapan bahwa negara masih hadir membela yang lemah. Jangan biarkan jeritan masyarakat tenggelam di balik berkas dan formalitas.
Kepada Listyo Sigit Prabowo, di manakah semangat Presisi yang dijanjikan kepada rakyat? Jika di lapangan masih ada tindakan yang diduga menggunakan kewenangan secara sewenang-wenang, maka yang terluka bukan hanya satu orang, tetapi marwah institusi dan kehormatan profesi jurnalis yang dilindungi hukum.
Ketika seorang wartawan yang menjalankan tugas justru merasa ditekan, dipermalukan, dan diperlakukan tidak adil, maka publik berhak bertanya: apakah hukum hadir melindungi, atau justru menakuti?
Kepada Prabowo Subianto, dengarkan suara dari daerah. Jika birokrasi di wilayah masih dipenuhi dugaan manipulasi, rekayasa, dan permainan kepentingan, maka cita-cita negara hukum akan sulit dirasakan rakyat kecil.
Negeri ini besar bukan karena gedung-gedung kekuasaan, tetapi karena keadilan bagi rakyatnya. Jika rakyat kecil menangis karena hukum, maka negara wajib bercermin.
Kami hanya menyampaikan satu pesan sederhana: lihat rakyatmu, dengar jeritannya, dan hadirkan keadilan yang nyata.

