LUMAJANG – Aksi kejahatan berupa pembegalan yang belakangan ini semakin marak terjadi di sejumlah titik di wilayah Lumajang, Jawa Timur, membuat warga masyarakat merasa gelisah, was-was, dan takut beraktivitas, terutama saat sore hingga malam hari. Kecemasan ini dirasakan sangat nyata oleh warga di lingkungan RT 01 RW 03, Kelurahan Jogoyudan. Tak ingin terus hidup dalam kekhawatiran dan membiarkan kejahatan berkembang semakin liar, masyarakat di lingkungan tersebut bergerak cepat mengambil langkah nyata. Bersatu hati, mereka menggelar kegiatan kerja bakti massal untuk mendirikan pos kamling, yang berlangsung sejak pagi hari, Minggu (10/5/2026).
Semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi ciri khas budaya masyarakat Indonesia tampak begitu kental dan memancar di lokasi pembangunan sejak matahari baru saja terbit. Puluhan warga, mulai dari para bapak-bapak, pemuda, hingga tokoh masyarakat, berbondong-bondong datang membawa semangat dan peralatan kerja masing-masing. Tak ada pembagian tugas yang kaku, semua bekerja sama dengan ikhlas dan penuh kekeluargaan. Ada yang sibuk mengangkut material bangunan seperti batu bata, pasir, semen, dan kayu, ada pula yang terampil merangkai kerangka bangunan, memasang dinding, hingga meratakan tanah dan membersihkan lingkungan sekitar lokasi pos kamling agar rapi dan layak digunakan. Suara tawa dan sapa menyapa di sela-sela kesibukan, menandakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar membangun bangunan fisik, melainkan mempererat ikatan persaudaraan antarwarga.
Pembangunan fasilitas keamanan lingkungan ini berjalan tertib dan terarah di bawah koordinasi langsung tokoh masyarakat senior, Satiwan, serta didampingi oleh Ketua RT 01, Robby Abdulah. Sebagai sosok yang dihormati dan menjadi panutan warga, Satiwan menjelaskan bahwa langkah ini diambil karena kesadaran bersama bahwa keamanan dan ketertiban lingkungan adalah tanggung jawab semua pihak, bukan hanya bertumpu sepenuhnya kepada aparat kepolisian atau petugas keamanan semata.
“Kami menyadari bahwa kami tidak bisa hanya diam menunggu atau mengandalkan aparat keamanan sepenuhnya untuk menjaga wilayah kami. Pembangunan pos kamling ini adalah langkah awal kami untuk kembali menghidupkan tradisi ronda malam yang dulu sangat kuat dan efektif. Dengan adanya pos ini, kami punya tempat bernaung dan berkumpul saat bertugas menjaga keamanan, supaya lingkungan kami aman, warga bisa tidur nyenyak, dan anak-anak bisa beraktivitas dengan tenang tanpa rasa takut,” tegas Satiwan di sela-sela mengawasi jalannya pembangunan, dengan nada penuh keyakinan.
Sementara itu, Ketua RT 01, Robby Abdulah, mengaku sangat terharu dan bangga melihat antusiasme serta partisipasi warga yang begitu luar biasa tinggi. Ia menilai, pembangunan pos kamling ini memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar bangunan sederhana. Menurutnya, momen ini menjadi bukti nyata persatuan warga Jogoyudan dalam menghadapi tantangan bersama.
“Saya sangat bersyukur dan senang sekali melihat warga kami kompak seperti ini. Ini bukan sekadar mendirikan bangunan pos kamling biasa, tapi kami sedang membangun kembali rasa kebersamaan, rasa saling peduli, dan rasa memiliki terhadap lingkungan tempat kami tinggal. Nantinya, kami akan menyusun jadwal ronda secara bergilir dan teratur, sehingga setiap malam akan selalu ada warga yang berjaga, berpatroli, dan memantau keadaan di sekitar wilayah RT 01 RW 03 ini. Keamanan kami adalah urusan kita semua,” ungkap Robby Abdulah dengan semangat.
Adanya pos kamling yang baru dibangun ini membawa harapan besar bagi seluruh warga Jogoyudan. Mereka berdoa dan berharap, ke depannya wilayah mereka menjadi lingkungan yang jauh lebih aman, damai, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga, baik untuk tempat tinggal maupun beraktivitas sehari-hari. Warga juga yakin, dengan adanya penjagaan yang ketat dan kewaspadaan tinggi dari masyarakat, segala bentuk aksi kejahatan seperti pembegalan, pencurian, maupun gangguan ketertiban lainnya dapat ditekan dan dicegah secara bersama-sama. Semangat gotong royong ini pun diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi lingkungan lain di Lumajang untuk turut menjaga keamanan lingkungan masing-masing demi terciptanya masyarakat yang aman dan sejahtera. (Jo).

