Pelepasan atau perpisahan adalah sebuah tradisi saat siswa mengakhiri proses belajar mengajar di sekolah.
Siang ini bertempat di halaman Sekolah Menengah Pertama (SMP) 2 Negeri Lumajang (SPENDALU) digelar pelepasan siswa siswi kelas IX, uniknya acara ini digelar dalam bentuk upacara (apel akbar).
Tanpa mengurangi dari makna yang sebenarnya, acara ini dilaksanakan dibawah terik matahari berlangsung sangat khidmad dan penuh haru. Sebanyak 243 siswa siswi berbaris rapi berbanjar berdasarkan kelas didampingi oleh wali kelas masing-masing.
Suhasan selaku Kepala Sekolah dalam amanatnya mengucapkan selamat atas capaian peserta didik Kelas IX, proses belajar mengajar selama 3 (tiga) Tahun telah tuntas, hasilnya tidak ada peserta yang tidak lulus, segala perjuangan yang dilakukan para siswa menunjukkan semangat juang yang sangat tinggi, ia memohon maaf saat proses belajar mengajar ada tindakan dari bapak ibu guru yang sedikit “keras” hal ini dilakukan agar siswa siswi bisa disiplin dan fokus pada proses belajar mengajar dan kami berharap agar siswa siswi bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA dan SMK.
Kami sengaja menggelar acara ini sangat sederhana dikarenakan perjuangan masih panjang, eforia dan hura hura bukanlah sebuah tujuan, namun kesuksesan kedepannya harus tujuannya.
Senada dengan Kepala Sekolah, Ghoniyul Khusnah selaku Ketua Komite, dalam amanatnya menekankan tentang kedisiplinan dan kesederhanaan, kedepan kami berharap pada alumni SPENDALU menjadi siswa berprestasi yang membawa nama baik almamater, tadi kita saksikan bersama ada 10 (sepuluh) siswa berprestasi dibidang akademik maupun olah raga, baik tingkat Kabupaten ataupun Propinsi, hal ini sangat membangakan dan perlu di pertahankan.
Acara ini ditutup dengan foto bersama per kelas, puncaknya adalah guyuran air dari Mobil Pemadam Kebakaran Komando Distrik Militer (KODIM) 0821 Lumajang yang disambut siswa siswi dan bapak ibu guru sebagai ucapan syukur (mandaEr)
