Jember, GempurNews – Bulan Agustus menjadi puncak episode terjadinya El Nino dengan semakin berkurangnya hujan seperti dilansir Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Kondisi tersebut mengakibatkan suplai hujan berkurang termasuk diantaranya yang terjadi di Kabupaten Jember saat ini dimana kekeringan meluas hingga kawasan kota seperti di lingkungan Plinggian, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari.
PMI Kabupaten Jember yang menerima surat permohonan bantuan air bersih dari warga setempat, Selasa (11/08) langsung menuju lokasi dengan melakukan pemasangan dua tandon air yang masing masing berkapasitas 1200 liter di sekitar pemukiman rumah warga yang selama ini sangat membutuhkan air bersih untuk kebutuhan setiap hari.
Di waktu yang sama, truk tangki berkapasitas 5000 liter yang baru saja melakukan distribusi air bersih di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari langsung melakukan distribusi lanjutan mengisi dua tandon yang ada di lingkungan plinggian. Dua tandon yang salah satunya bantuan dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Jember dipasang dilokasi dan langsung diisi air bersih oleh relawan PMI Kabupaten Jember.
“Dua bulan ini kekeringannya cukup parah dan warga di dua RT kesulitan mendapatkan air bersih, mereka rata rata mengambil air bersih di sumber mata air dibawah sungai yang jalannya terjal hanya untuk kebutuhan minum, dan bagi yang punya uang biasanya membeli air isi ulang,” ujar Suprikto, Tokoh Masyarakat lingkungan plinggian.
Suprikto menambahkan air bersih bantuan dari PMI Kabupaten Jember tersebut akan dimanfaatkan oleh warga di dua RT dengan total 90 kepala keluarga. Untuk meringankan beban penderitaan warga yang membutuhkan air bersih setiap hari, PMI Kabupaten Jember akan melakukan distribusi dua hari sekali seperti yang dilakukan di Lokasi terdampak lainnya.
“Hari ini kami dari PMI Kabupaten Jember menyerahkan dua tandon untuk dipakai oleh warga di lingkungan sini yang sedang mengalami kesulitan air bersih. Dilokasi ini PMI Kabupaten Jember menyiapkan 2400 liter air bersih dimana dua hari sekali PMI Jember akan melakukan pengisian dengan menggunakan satu armada truk tangki,” ungkap Narto, Kabid Penanggulangan Bencana, PMI Kabupaten Jember.
Dari pantuan dilokasi, sejumlah sumur milik warga sudah mengering dan warga setiap hari baik pagi maupun sore melakukan pengambilan air bersih di sebuah sumber mata air yang ada di sungai dengan jalan yang terjal. Sementara untuk mandi setiap hari, warga masih memanfaatkan air sungai yang kondisinya saat ini terus mengalami penurunanan debit air.(son)












