KPH Bondowoso Imbau Petani Kawasan Hutan Merubah Perilaku Bercocok Tanam.

388 0

 

BONDOWOSO Gempurnews.com – Petani lahan kawasan hutan di Kecamatan Ijen yang biasanya hanya fokus pada tanaman kentang dan kubis, saat ini dihimbau untuk merubah pola pikir dan perilaku bercocok tanam.

Hal itu disampaikan Abdul Ghani, Humas Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso saat dihubungi media ini melalui sambungan telepon selulernya, Jumat (7/2/2020).

Dalam kesempatan itu Abdul Ghani mengakui pembukaan lahan kawasan hutan di Kecamatan Ijen memang sudah lama ada, namun karena pihaknya memiliki program terkait perubahan di lapangan, maka menurutnya perlu ada upaya pola tanaman yang bernilai ekonomi tinggi.

“Karena kami kan ditekankan disana ada pertumbuhan penduduk, ada desa dan kecamatan. Masyarakat disana mayoritas pekerja PTP, otomatis untuk menambah perekonomian ya bercocok tanam,” kata dia.

Upaya untuk mengubah pola pikir masyarakat, katanya, mereka dihimbau untuk menanam buah-buahan yang bernilai ekonomi tinggi.

“Kami tekankan di sana sehingga dalam 4-5 tahun ke depan masyarakat sudah berubah pola pikirnya,” jelasnya.

Dalam upaya tersebut, Ghani juga menyampaikan pihaknya tidak bisa berjalan sendiri. Perhutani membutuhkan dukungan Pemerintah Daerah untuk memberikan kesadaran masyarakat.

“Karena hutan nggak ada pagarnya. Jadi ketika ada program kami disampaikan bagaimana perubahan di lapangan. Kalau kawasan okelah kita yang mengelola. Tapi masyarakat ini kan punya Pemerintah Daerah, itulah yang harus dipadukan,” tambahnya.

Menurutnya, Perhutani tidak bisa serta-merta melarang masyarakat untuk bercocok tanam di kawasan tertentu, karena disana faktor sosial yang dikedepankan. (kam/red)

Related Post