MALANG — Sejumlah komoditi kelompokt makanan tercatat penyumbang deflasi di Kota Malang. BPS mensinyalir deflasi itu disebabkan menurunnya permintaan masyarakat akibat pandemi virus corona.
Harga daging ayam ras misalnya mengalami penurunan 11,9 persen, bawang putih 10,41 persen, dan cabai merah di kota Malang merosot sampai 43,63 persen.
“Stok bahan melimpah tetapi permintaan menurun, sehingga harga secara otomatis juga anjlok,” ujar Kepala BPS Kota Malang, Sunaryo, Senin (4/5/2020).
“Selain itu angkutan udara juga turun 10,44 persen dan tarif kendaraan online sebesar 5,76 persen,” lanjutnya.
Sunaryo menambahkan, sejumlah komoditi yang juga menekan deflasi Kota Malang di antaranya gula yang harganya naik sebesar 12,83 persen, emas sebesar 4,80 persen dan telpon seluler 2,67 persen.
“Disusul bawang merah, tahu mentah, tissue, jagung manis dan upah asisten rumah tangga,” imbuh Sunaryo. (**)/red)
