LUMAJANG – Nasib na’as menimpa dua orang nelayan, Jumingan (50), dan Sapari (30). Kedua nelayan adalah mertua dan menantu. Keduanya warga dusun Dampar Desa Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Saat melewati gelombang ke 3, perahu yang ditumpangi nelayan, mertua dan menantu tersebut terbalik dihempas gelombang ombak besar, Jum’at (10/7/2020).
Kabar kejadian tersebut diketahui dari adanya laporan kasun Dampar Desa Bades Kecamatan Pasirian, via telepon ke Kepala Desa setempat, dilanjutkan ke Mapolsek Pasirian Polres Lumajang.
Segera petugas melakukan pencarian korban dengan dibantu anggota Koramil Pasirian dan BPBD. Kapolsek Pasirian Polres Lumajang, Iptu. Agus Sugiharto, SH. MH. membenarkan sedang terjadi musibah kecelakaan nelayan di laut Dampar.
“Ya. Korban adalah mertua dan menantu. Ketika akan melintasi gelombang ketiga, perahunya digulung ombak hingga terbalik, ” tutur Kapolsek Pasirian, Iptu. Agus Sugiharto.
Saat perahunya terbalik, mereka masih berusaha untuk menyelamatkan diri dengan berpegangan pada perahu terbalik. Kemudian kedua korban terlihat berenang sambil minta tolong pada beberapa saksi dengan melambaikan tangannya.
Sapari, menantunya, diketahui terselamatkan dan sudah berada di rumah. Sedangkan Jumingan, meskioun sudah berjam-jam petugas gabungan melakukan pencarian, namun korban belum berhasil ditemukan. Hingga saat ini upaya pencarian terus dilakukan. (red)
