PASURUAN – Menyambut tahun baru Islam 1443 H yang bertepatan dengan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76, Jam’iyah Manesan kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan menyambutnya dengan pembagian santunan pada anak yatim/piatu.
Santunan tersebut disampaikan pengurus Jamaah Manesan, Gus Zainul Arifin pada Kamis (26/8/2021) melalui acara pengajian rutin setiap malam Jumat Legi.
Gus Zainul Arifin mengatakan anak yatim/piatu menyambut gembira santunan tersebut. Mereka menilai, santunan yang diberikan, sangat berarti di tengah pandemi Covid-19.
Dijelaskannya, menyantuni anak yatim juga pada dasarnya adalah sebuah amalan dan akhlak yang sangat mulia di mata Allah SWT dan juga sesama manusia. Dengan melaksanakan amalan yang baik ini, maka seseorang akan menjadi manusia yang jauh lebih baik dan lebih bermanfaat untuk orang lain.
Memenuhi kebutuhan pokok adalah salah satu cara menyantuni anak yatim. Kebutuhan pokok yang dimaksud di sini adalah segala kebutuhan dasar seperti makanan, minuman, dan tempat tinggal. Jika tidak terpenuhi, tentu anak yatim tidak akan bisa bertahan hidup, atau memiliki kualitas hidup yang kurang baik. Padahal, kualitas makanan, minuman, dan tempat tinggal, akan mempengaruhi kesehatan, tumbuh kembang, dan kehidupan masa depannya nanti.
“Untuk itu, kita bisa memberikan sumbangan seperti sembako, pakaian, suplemen kesehatan, atau uang tunai untuk kebutuhan lainnya,” terangnya.
Menurutnya pula, kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen sosial jamaah yang dipimpinnya.
“Kami ingin mereka yang memiliki keterbatasan secara ekonomi dapat menikmati kebahagiaan dan merasakan arti kehadiran jamaah ini di tengah mereka,” pungkasnya. (qomar)
