BARITO UTARA- Perusahaan Listrik Negara (PLN). Gelar apel pembukaan Bakti Karya, Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) Tim UID Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) seri- 02 Tahun 2024 yang dilangsung pada lapangan Komando Distrik Militer (Kodim) 1013 Muara Teweh, Senin (27/5/2024).

Seusai apel pembukaan bakti karya PDKB seri – 02 tahun 2024. Asisten Manager PDKB Kalselteng, Juli, menyampaikan bahwa dalam gelar apel ini diikuti oleh 56 personil karyawan PLN, yakni terdiri dari PLN PDKB Banjarmasin, 2 tim, PDKB Barabai, PDKB Banjarbaru, PDKB Palangka Raya dan PDKB Kuala Kapuas.
Keberadaan tim UID Kalselteng di Barito Utara ini, tidak lain mengingat bahwa Muara Teweh ini tingkat gangguannya tinggi. Oleh karena itu perlu diantisipasi dan normalisasi arus listrik yang ada pada kabel induk, agar masyarakat kita didaerah ini, tidak lagi terdampak gangguan yang mengakibatkan listrik jadi padam, yang tujuan utama kerja kami, profesional dilengkapi dengan safty. “ungkap Juli.
Pasukan PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) adalah pasukan elit milik PLN yang terlatih melakukan pemeliharaan, perbaikan, dan penggantian isolator, konduktor maupun komponen lainnya pada jaringan listrik tanpa memadamkan aliran listrik, sehingga masyarakat di daerah ini dapat tetap menikmati listriknya, “jelas Asisten Manager PDKB Kalselteng.
Ditempat yang sama pada apel pembukaan Bakti Karya PDKB UID Kalselteng. Pada kesempatan tersebut Direktur PLN Muara Teweh, Adeck Aprilyan Kurniahadi mengatakan untuk saat ini dari teman- teman PDKB dalam pembukaan Bakti Karya, bertujuan dalam rangka untuk perbaikan jaringan listrik khususnya di darerah Barito Utara, Barsel, Bartim agar suplay listrik ke masyarakat tidak ada gangguan.
Peralatan- peralatan PLN yang mengalami gangguan atau sudah tua, bisa di ganti tanpa harus melakukan pemadaman untuk pelanggan, jadi pelanggan masih merasakan nyala pada waktu perbaikan dari kabel induk, “kata Adeck Aprilyan.
Teman- teman PDKB bekerja dalam kondisi bertegangan, sehingga kedepannya jaringan kistrik kita, untuk suplay ke masyarakat aman dan lancar. Begitu pula dengan rekan- rekan kita yang melaksanakan pekerjaannya di lapangan, bekerja penuh kehati-hatian dan kembali ke rumah dalam keadaan selamat, “jelas Direktur PLN Muara Teweh.
Pada saat apel pembukaan PDKB Bakti Karya usai dilangsungkan, Bupati Barito Utara, yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pemerintahan Sekda Barito Utara, Gazali Montallatua, S. Sos. M. AP bahwa pada hari ini dirirnya, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada PLN yang telah menyelenggarakan apel untuk kesiap siagaan dalam program PDKB PLN pusat
“Jadi, tentu ini adalah suatu upaya- upaya untuk perbaikan- perbaikan gangguan, kemudian penguatan- penguatan jaringan listrik di Barito Utara. Karena kita dekat dengan sentral produksi bahan bakar gas untuk PLN, tentu ini masyarakat kita telah mengetahui dan mendukung apa yang ada keterkaitan dengan jalur maupun kelancaran distribusi suplay PLN ke masyarakat, “kata Asisten II.
Semuanya itu berkat dukungan semua masyarakat Barito Utara, jadi masyarakat pemilik tanam tumbuh atau pohon kayu di jalur atau jaringan PLN yang berada di pinggir jalan bisa menggagu pendistribusian listrik ke masyarakat, tidak boleh keberatan, apabila saat PLN melakukan pekerjaan perbaikan dan pemeliharan jaringan listrik, “pintanya.
“Program PLN Pusat ini, mewujudkan Indonesia terang dalam kepentingan negara dan masyarakat, Ini semua berkat PLN memang betul konsen untuk memenuhi kebutuhan listrik si seluruh Indonesia khususnya di Batito Utara. Apalagi di Barito Utara di canangkan harus sudah seratus Persen 100% tidak ada hambatan dan gangguan, agar warga kita bisa mendukung dengan merelakan bagi yang memiliki tanam tumbuh pohon- pohon kayu di pnggir jalan, yang rentan mengganggu distribusi listrik, itu agar dapat ditebang dan di pangkas supaya tidak ada gangguan arus listrik ke masyarakat, “harap Asisten II Sekda Barut, Gazali Montallatua. (SS)
