
Bupati Banyuwangi Dukung Penuh Kebijakan Presiden Prabowo tentang Penjualan Elpiji 3 Kg
Banyuwangi–Gempurnews.com. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut baik kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang memperbolehkan pedagang eceran untuk menjual elpiji 3 kg. Kebijakan ini bertujuan memberikan kesempatan bagi pedagang eceran untuk berproses menjadi sub-pangkalan.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden yang memberi kesempatan pedagang eceran kembali berjualan elpiji 3 kg,” ungkap Bupati Ipuk, Kamis (6/2/2025).
Salah satu pengecer elpiji 3 Kg, Ferda Meliana, yang telah berjualan selama belasan tahun, mengaku hanya 20 tabung gas yang biasanya habis terjual dalam beberapa hari. Ia menyambut baik kebijakan pemerintah, meskipun dia membutuhkan waktu untuk menyiapkan persyaratan menjadi sub-pangkalan.
“Kasihan kalau saya tidak berjualan, mereka harus jauh membeli gasnya. Kehadiran pengecer memudahkan distribusi gas ke warga di daerah pelosok,” ungkap Ferda.
Berdasarkan laporan dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan, tidak ada antrian atau gejolak di pangkalan maupun pengecer elpiji melon. Ipuk menekankan bahwa pedagang eceran merupakan garda terdepan dalam distribusi tabung gas subsidi, yang juga menjadi sumber pendapatan bagi mereka.
“Dengan diberikannya kesempatan untuk tetap berjualan sambil berproses menjadi sub-pangkalan, ini merupakan solusi yang baik bagi para pengecer dan warga pembeli,” tambahnya.
Dengan kebijakan ini Pemkab Banyuwangi pun siap memfasilitasi pengecer yang ingin mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB). Saat ini, Banyuwangi memiliki 23 agen dan 2045 pangkalan gas elpiji 3 kg, dengan belasan ribu penjual eceran di seluruh kabupaten.









