Aaisten III Sekda Barito Utara Buka Konferensi Cabang IX NU, Dorong Sinergi Ulama dan Umara

56 0

BARITO UTARA- Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekda barito Utara, H. Yaser Arapat, ST. MT secara resmi membuka Konferensi Cabang IX Nahdlatul Ulama (NU) dan Muslimat NU Kabupaten Barito Utara, yang dilaksanakan di Aula Bappedalitbang, Minggu (9/2/2025).

Acara pelaksanaan konferensi Cabang IX NU ini, dihadiri oleh Asiaten III Sekda, Yaser Arapat, ST. MT, Ketua PW NU Kalteng, Dr. HM. Wahyudi. F Dirun, Kepala Depag Barut, KBO. Samapta Polres Barito Utara, IPTU. Suprianto, Pasi Ops. Kodim 1013/Mtw Kapten Inf. Trio Pramono, berbagai tokoh agama, pejabat daerah, anggota DPRD Barito Utara, H. Al. Hadi serta PCNU Barut Rois Syuriyah, dan Muslimat NU dari tingkat wilayah hingga cabang.

Pj. Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis dalam sambutannya yang dibacakan melalui Asisten III bidang Administrasi Umum Sekda Barito Utara, menyampaikan berkenaan dengan konfrensi cabang IX Nahdlatul Ulama ini, saya menganggap hal ini merupakan momen yang cukup strategis sebagai upaya untuk melahirkan pemikiran- pemikiran yang realitas dan sangat dibutuhkan oleh umat, untuk meningkatkan kinerja dan memperkokoh ukhuwah Iaslamiyah di antara pengurus Nahdlatul Ulama Kabupaten Barito Utara, dan badan otonomnya dengan peerintah daerah dalam mengemban amah umat. 
           
“Seperti dikatakan Asisten III ini, kita ketahui bersama bahwa Nahdlatul Ulama dan badan otonomnya adalah organisasi pengayom, pelayanan (Khadimatul Ulamah) dan penuntun umat dalam rangka meningkatkan kemaslahatan di tengah- tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hal ini sangat sejalan dengan harapan dan keinginan pembangunan masyarakat yang makmur, sejahtera, serta masyarakat yang beriman dan bertaqwa. 

Sehingga Nahdlatul Ulama diharapkan benar- benar dapat berdiri tegak dan terus mengabadikan dirinya betul- betul sebagai Khadimatul 
Ulamah, yang siap menerima berbagai permasalahan dan keluh kesah umat, bukan justru sebaliknya menjadi yang harus dilayani, dilindungi dan diayomi oleh umat, terlebih lagi di tengah- tengah umat islam dengan keragaman organisasi, Madzhab dan amal kesehariannya,” kata Yaaer Arapat.

“Kami menyambut baik pelaksanaan Konferensi Cabang IX NU ini. Kami berharap konferensi ini dapat menghasilkan kepengurusan yang lebih solid, serta melahirkan pemikiran-pemikiran yang konstruktif dalam menjawab tantangan zaman, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat,” ujar H Yaser Arapat.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam membangun Kabupaten Barito Utara yang lebih maju, sejahtera, dan religius.

Pemerintah daerah, kata Yaser Arapat, siap mendukung berbagai program keagamaan yang sejalan dengan visi pembangunan daerah.

Dalam ungkapan Asisten III Sekda ini, sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kabupaten Barito Utara pada tahun 2025 telah mengalokasikan dana hibah sebesar Rp. 500 juta untuk Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rp. 300 juta untuk NU, serta Rp. 100 juta untuk Muhammadiyah.

Kepada peserta konfrensi ini, kami selaku pemerintah daerah menyadari bahwa banyak permasalahan yang terjadi di masyarakat yang belum tersentuh atau tidak diketahui dan dipahami oleh pemerintah selama ini,  terutama hal yang haberkenaan atau berkaitan langsung dengan maayarakat umum atau umat islam secara khusus,” jealas Asisten III Sekda.

Maka dengan dilaksanakannya konferensi cabang ini pemerintah berharap disamping akan adanya kepengurusan yang baru sesuai harapan dan tuntutan zaman, juga akan terlahir pemikiran- pemikiran dan gagasan- gagasan yang cemerlang yang disampaikan kepada pemerintah untuk membangun Barito Utara yang kita cintai ini menjadi daerah maju dan makmur dalam keimanan dan ketaqwaan. Dalam artian tidak akan ada kemaksiatan dan kemungkaran yang bermunculan disana sini, inilah yang diharapkan dari kerjasama yang baik dan sinergitas antara “Umara” dan “Ulama”. ,” tutup Yaser Arapat.  (SS)

Related Post