
Santunan Anak Yatim dan Dhuafa Dusun Genengan, Penuh kerukunan kebersamaan
Gempur News Blitar-
Genengan – Selasa, 22 Juli 2025, warga Dusun Genengan menggelar acara santunan untuk anak yatim dan kaum dhuafa, yang dilaksanakan di halaman Mushola Al-Firdaus. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, serta dihadiri oleh masyarakat sekitar, termasuk Kepala Desa dan perangkatnya. Banbikabtimas,banbinsa Kecamatan sanankulon.
Acara ini turut dimeriahkan oleh penampilan Hadroh “Allucarr Official, yang menampilkan vokalis bersuara merdu dan menyentuh hati, menciptakan suasana yang adem dan syahdu bagi para tamu undangan.

Sebanyak 8 anak yatim piatu menerima bantuan berupa uang tunai, yang disalurkan oleh panitia PHBI (Panitia Hari Besar Islam), serta beberapa sumbangan langsung dari donatur pribadi.
Sebelum rangkaian acara dimulai, panitia terlebih dahulu memimpin doa tahlil yang ditujukan kepada para leluhur warga. Tahlil ini menjadi bentuk penghormatan dan sekaligus sebagai rasa syukur atas amal jariyah yang telah disalurkan oleh masyarakat melalui PHBI untuk mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan sepanjang tahun.
Setelah penyantunan, acara resmi dibuka dengan sambutan dari protokol, disampaikan gus nanang makruf dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan dari Ketua PHBI, jaenal aripin, yang menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh warga Dusun Genengan atas partisipasi dan kerjasama hingga acara dapat terlaksana dengan lancar mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran bapak kepala desa,banbinsa,bhabinkamtibmas,serta serta seluruh tamu undangan waktu untuk hadir dalam kegiatan ini. Penyampaian donatur yang telah berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini Alhamdulillah dana yang terkumpul dan telah disalurkan untuk anak-anak yatim didusun Genengan sebesar Rp17.360.000 diberikan 8 anak yatim.
Selain itu dana yang terkumpul untuk kegiatan kirim sedekah untuk para leluhur sebesar Rp. 2.170.000 dana ini telah kami salurkan sebagaimana mestinya semoga membawa keberkahan bagi semua menjadi pahala jariyah yang terus mengalir. Ulasanya
Acara dilanjutkan dengan pengajian dan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Kiai Ahmad Sulthon, M.Pd.I. perlu kita pahami bersama bahawa dalam menentukan hukum halal dan haram bukanlah wewenang orang biasa. Itu adalah wewenang para ulama yang berilmu yang ilmunya mendalam dan di antara mereka adalah para Kiyai yang telah bermusawarah berdiskusi dan memutuskan dengan dasar ilmu dan pertimbangan yang matang maka apabila ada keputusan dari Kiai seperti mengenai hukum suatu hal misalnya musik yang berlebihan atau soud horeg” maka kita sebagai umat sebaiknya tidak marah atau menentang. Mari kita ikuti dan hormati keputusan tersebut karena mereka tidak asal menentukan melainkan berdasarkan musyawarah seluruh kiai dan dalil-dalil yang kuat.selanjutnya kita juga perlu mengenang dan memuliakan bulan Muharram khususnya tanggal 10 Muharram atau , yang sering kita sebut dengan ‘Asyura” dalam Sejarah islam banyak peristiwa besar yang terjadi pada tanggal tersebut diantara nabi Nuh diselamatkan dari banjir besar,Nabi Musa berhasil menyebrangi laut merah dan selamat dari kejaran firaun Nabi Ayub sembuh dari penyakitnya yang sangat berat. Karena itu tanggal 10 Asyura adalah hari yang sangat mulia Rasulullah SAW pun menganjurkan kita untuk memperbanyak ibadah pada hari tersebut salah satunya adalah berpuasa. Puasa Asyura menjadi sarana untuk menghapus dosa-dosa kecil selama setahun yang lalu sebagaimana disebutkan dalam Hadits.mari kita manfaatkan momentum ini untuk memperbanyak amal baik Puasa dan bersedekah terutama kepada anak-anak yatim semoga apa yang kita lakukan mendapatkan Ridho Allah SWT ulasanya.
Sebagai penutup, acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kiai Misaji. menandai berakhirnya rangkaian kegiatan dengan penuh keberkahan dan haru.
Acara santunan ini tidak hanya sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga memperkuat ikatan spiritual dan silaturahmi antarwarga dalam balutan semangat kebersamaan dan nilai-nilai Islam. Tutupnya (c.fd /sdr)










