
Grebeg Maulud di Dusun Arteran, Desa Tempeh Tengah Mendapat Apresiasi Tinggi dari Kepala Desa Tempeh tengah.
Lumajang, Gempur News.
–Kepala Desa Tempeh Tengah, Mohammad Mansyursyah, memberikan apresiasi tinggi kepada Dusun Arteran yang dipimpin oleh Kadus Ateran Lodi Bramboja atas penyelenggaraan Grebeg Maulud pada Minggu malam, 22 September 2025. Acara ini diselenggarakan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW dan memelihara kearifan lokal.


Rangkaian Acara:
- Pawai Gunungan: 9 peserta membawa gunungan berisi hasil pertanian dan produk UMKM setempat, seperti olahan tahu, yang diarak di jalan dusun menuju masjid.
- Mahalul Qiyam: Pembacaan sholawat nabi setelah pawai gunungan.
- Prosesi Grebeg Maulud: Warga setempat berebut isi gunungan yang dibagikan setelah prosesi selesai.
Makna dan Tujuan:
Grebeg Maulud merupakan tradisi yang sarat makna dan sejarah, tidak hanya sebagai perayaan kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sebagai simbol kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya acara ini, masyarakat dapat mempererat hubungan sosial dan meningkatkan kegiatan religius.¹ ²
Kegiatan Similar di Yogyakarta:
Di Yogyakarta, Grebeg Maulud dirayakan dengan prosesi yang sangat terstruktur dan penuh makna, termasuk ritual Miyos Gangsa, Numplak Wajik, dan arak-arakan gunungan. Tradisi ini menjadi cerminan identitas dan semangat masyarakat Yogyakarta yang plural dan toleran.
Dalam sambutan apresiasinya, Kepala Desa Mansyursyah berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai upaya memelihara kearifan lokal dan meningkatkan ketakwaan masyarakat.( Joe/BB)










