
Perkuat Mitigasi, Pemkot Cimahi Gandeng Sektor Usaha dalam Penanggulangan Bencana
Cimahi,Kamis,l(18/12/2025)
Pemerintah Kota Cimahi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyelenggarakan forum koordinasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan dunia usaha dalam penanggulangan bencana tahun 2025. Acara yang digelar di Ballroom Mal Pelayanan Publik (MPP) Cimahi pada Rabu (17/12) ini menitikberatkan pada penguatan peran sektor swasta dalam tahapan pascabencana.
Kolaborasi ini dinilai krusial untuk mendukung proses pemulihan ekonomi, rehabilitasi sosial, serta rekonstruksi wilayah yang terdampak melalui kemitraan yang berkelanjutan.
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 telah tercatat sekitar 120 kejadian bencana di wilayahnya, di mana mayoritas merupakan bencana hidrometeorologi.
Tingginya risiko ini dipengaruhi oleh kondisi geografis dan kepadatan penduduk yang mencapai 14 ribu jiwa per kilometer persegi, yang berdampak pada menurunnya daya dukung lingkungan. Dengan lebih dari 600 ribu jiwa yang tersebar di wilayah terbatas, Cimahi menjadi salah satu kota dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi.
Menyikapi tantangan tersebut, Adhitia menekankan bahwa penanggulangan bencana tidak boleh hanya terfokus pada penanganan saat kejadian, melainkan harus diperkuat melalui upaya mitigasi jangka panjang.
Keterlibatan dunia usaha dianggap sangat vital karena sektor ini merupakan salah satu yang paling terdampak saat terjadi bencana, terutama terkait keberlangsungan usaha dan stabilitas ekonomi daerah. Melalui sinergi ini, diharapkan Kota Cimahi memiliki ketangguhan yang lebih baik dalam menghadapi potensi bencana di masa depan.
Achmad Syafei










