
Jalan Canga’an Diperbaiki, Pemkab Banyuwangi Kerahkan Satgas Jalan Berlubang, Ratusan Titik Jalan Diperbaiki Pastikan Mudik Lebaran Aman dan Lancar.
Gempurnews.com | Banyuwangi – Guna memastikan kelancaran arus mudik lebaran, Pemkab Banyuwangi melalui Satgas Jalan Berlubang Dinas PU CKPP Banyuwangi kebut perbaikan infrastruktur demi kenyamanan dan keselamatan pemudik saat berkendara.
Satgas jalan berlubang di Banyuwangi terbagi dalam 4 Unit Pelaksana Teknis (UPT). Yakni UPT Banyuwangi. UPT Rogojampi, UPT Genteng, dan UPT Bangorejo.
Melalui Satgas Jalan Berlubang, petugas menyasar jalur di sejumlah wilayah di Banyuwangi, salah fokus utamanya ialah Jalan KH. Ahmad Kholil yang lebih dikenal Jalan Canga’an Kec. Genteng.
Jalur Alternatif penghubung antara Jalan Provinsi (Genteng) dengan Jalan Nasional (Gambiran) ini memiliki tingkat kerusakan yang cukup parah, dibanding ruas jalan lain, ratusan lubang dengan kedalaman mencapai belasan cm menjadi momok bagi pengendara, tak jarang kecelakaan terjadi akibat lubang jalan yang teramat dalam.
Faktor cuaca masih menjadi penyebab utama pemicu jalan berlubang, yakni curah hujan yang tinggi menimbulkan genangan air sehingga mengikis sedimen aspal jalan.
Hal ini juga diperkuat dengan pernyataan warga setempat yang menyatakan kerusakan ini juga dipicu dengan adanya aktifitas Kendaraan Material (Dum truk) bermuatan Over Dimension Over Loading (ODOL).
“Tiap hari disini ini tempat lalu lalangnya truk pasir, bukan satu dua tapi puluhan, dan muatanya itu selalu menggunung, maka ya wajar kalau jalan ini mudah rusak.” Terang Arianto, salah satu warga setempat.
Masih Arianto, “Dengan adanya langkah perbaikan ini saya sangat senang, namun saya juga berharap pemerintah daerah lebih tegas dalam aturan kapasitas kendaraan, utamnya pada kendaraan material yang bermuatan lebih, apa itu istilahnya ODOL.” Imbunya.
Kepala Dinas PU CKPP Banyuwangi, Cahyanto Hendri Wahyudi, S.E. melalui Pelaksana tugas (Plt) Sekertaris Dinas PU CKPP Banyuwangi, Ebta Adharisandi, ST., M.Si. menyampaikan, perbaikan jalan, khususnya yang berlubang, telah dimulai sejak awal Februari lalu, perbaikan dilakukan di sejumlah wilayah Banyuwangi.
“Perbaikan jalan terus kita lakukan, bahkan sejak awal Februari lalu. Targetnya, di Lebaran nanti perbaikan jalan-jalan utama baik di kota maupun di desa selesai,” Terangnya, Kamis (12/3/2026).
Ia menambahkan, perbaikan diprioritaskan pada jalan-jalan protokol dan ruas dengan tingkat lalu lintas tinggi. Metode perbaikan dilakukan dengan penambalan menggunakan hotmix.
Menurutnya, salah satu faktor pemicu jalan berlubang yakni curah hujan yang tinggi, kemudian menimbulkan genangan air sehingga mengikis sedimen aspal jalan.
Meski begitu pihaknya mengambil langkah solutif untuk mengatasi jalan berlubang di Banyuwangi dengan program penambalan jalan yang terus menerus digencarkan.
“Tim bakal standby, secara bertahap ketika ada laporan jalan berlubang langsung kita gerak untuk dilakukan perbaikan dan penambalan,” kata Ebta.
Ebta menargetkan, seluruh jalan berlubang bisa dijangkau. Sehingga faktor kecelakaan akibat jalan berlubang bisa ditekan sekecil mungkin, terutama pada arus mudik lebaran.
“Karena perbaikan ini upaya kami memastikan keselamatan, kenyamanan, dan keamanan bagi masyarakat. Khususnya para pengguna jalan yang melintas,” Tuturnya. (*/Sgt)










