PASURUAN – Nuansa peringatan Hari Kartini 2026 terasa berbeda di kawasan depan Stasiun Bangil, Kabupaten Pasuruan, Senin (20/4/2026) pagi. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan menggelar kegiatan “Kartini Memasak” dengan melibatkan Polisi Wanita (Polwan), Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan, serta komunitas pengemudi ojek online (ojol) perempuan atau Srikandi Ojol.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 09.00 WIB ini tidak sekadar seremonial, melainkan wujud kolaborasi lintas instansi dan komunitas dalam memaknai perjuangan R.A. Kartini. Semangat emansipasi perempuan dihadirkan melalui aksi nyata: memasak bersama dan berbagi kepada masyarakat pengguna jalan yang tertib berlalu lintas.
Sejumlah personel turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kanit Regident Satlantas Polres Pasuruan, Ps. Kanit Kamsel Satlantas Polres Pasuruan, jajaran Polwan Satlantas, anggota Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan, serta para Srikandi Ojol yang antusias mengikuti rangkaian acara.
Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Derie Fradesca, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan Kartini, khususnya dalam memperjuangkan kesetaraan dan peran perempuan di ruang publik.
“Kartini telah membuka jalan bagi perempuan Indonesia untuk mendapatkan hak yang setara, terutama dalam pendidikan dan peran sosial. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan semangat tersebut dalam bentuk kebersamaan dan kepedulian,” ujarnya.
Dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, para peserta memasak berbagai menu sederhana yang kemudian dibagikan kepada masyarakat. Menariknya, sasaran utama pembagian adalah pengguna jalan yang dinilai tertib dan patuh terhadap aturan lalu lintas. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah berkontribusi menciptakan ketertiban di jalan raya.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi yang humanis antara aparat, instansi pemerintah, dan masyarakat. Kehadiran Srikandi Ojol turut memperkuat pesan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam berbagai sektor, termasuk transportasi dan pelayanan publik.
Salah satu peserta dari komunitas ojol perempuan mengaku bangga bisa terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat solidaritas, tetapi juga memberikan ruang bagi perempuan untuk tampil dan berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan tertib. Antusiasme masyarakat pun terlihat dari respons positif yang diberikan saat menerima hasil masakan.
Melalui kegiatan “Kartini Memasak” ini, Satlantas Polres Pasuruan berharap nilai-nilai perjuangan Kartini tidak hanya dikenang secara simbolis, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Semangat kebersamaan, kepedulian, dan kesetaraan menjadi pesan utama yang ingin disampaikan dalam peringatan Hari Kartini tahun ini.(Qomar)






