LUMAJANG – Program Setor Madu / Pelayanan Langsung Sehari Jadi Terpadu Pemkab Lumajang berlanjut di Balai Desa Labruk Lor, Kecamatan Lumajang, Selasa 12 Mei 2026. Kegiatan berjalan aman dan lancar.
Sejak pagi, warga Labruk Lor antusias memadati balai desa. Selain ingin bertemu langsung Bupati Lumajang, warga memanfaatkan layanan jemput bola Dispendukcapil untuk mengurus administrasi kependudukan.
Setor Madu merupakan inovasi Pemkab Lumajang yang mendatangkan berbagai pelayanan publik terpadu ke tingkat kecamatan. Tujuannya mempermudah warga, mempercepat pelayanan, serta menyerap aspirasi secara partisipatif.
Empat Agenda di Balai Desa Labruk Lor
Dalam kunjungannya, Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati, http://M.Si., yang akrab disapa Bunda Indah, menyaksikan langsung empat kegiatan:
- Penyerahan bantuan sound system untuk Majelis Taklim Fatayat dari dana hasil bagi pajak.
- Pembagian honor Satlinmas yang bersumber dari Dana Dusun.
- Penyaluran BLT Dana Desa kepada 15 KPM.
- Peninjauan langsung pelayanan Adminduk dari Dispendukcapil Lumajang.
Bupati: Dana Dusun Rp50 Juta untuk Keamanan Lingkungan
Dalam arahannya, Bunda Indah menekankan pentingnya gotong royong menjaga keamanan lingkungan. Pemkab Lumajang telah mengalokasikan Dana Dusun Rp50 juta per dusun.
“Dana Dusun harus segera dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pemasangan CCTV, PJU, dan honor Linmas. Keamanan lingkungan jadi tanggung jawab bersama,” tegas Bunda Indah.
Ia menambahkan, Setor Madu digelar untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan proses pelayanan di desa dan instansi berjalan baik.
Kades Abdullah Apresiasi Program Setor Madu
Kepala Desa Labruk Lor, H. Abdullah, menyampaikan terima kasih atas kelancaran kegiatan.
“Atas nama warga Labruk Lor, kami ucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Ibu Bupati yang hadir di tengah masyarakat. Program Setor Madu ini sangat bermanfaat dan langsung tepat sasaran,” ujar Abdullah.
Menurutnya, warga sangat terbantu dengan hadirnya layanan Adminduk Dispendukcapil di balai desa. Pembagian BLT, honor Satlinmas, dan bantuan sound system juga menjadi wujud nyata pelayanan desa. “Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin baik,” tambahnya.
Warga: Urus KK Langsung Jadi
Suwardi, warga Labruk Lor, mengaku senang bisa mengurus Kartu Keluarga tanpa harus ke kantor Dispendukcapil.
“Alhamdulillah ngurusi KK langsung jadi. Terima kasih Bu Bupati dan Pak Inggih. Cukup ke balai desa, semua selesai. Gak perlu jauh-jauh ke kota,” ungkap Suwardi. *(jo/BB)

