HomeJawa TimurWabup : Kembalikan Jati Diri Muslim Melalui Wajib Madin

Wabup : Kembalikan Jati Diri Muslim Melalui Wajib Madin

Pasuruan, Gempurnews.com. Wakil Bupati Pasuruan HA Mujib Imron. SH MH mengungkapkan rasa bangganya melihat perkembangan Madrasah Diniyah (MI) yang ada di Kabupaten Pasuruan.

Hal itu, disampaikan saat memberikan sambutan dalam rangka memberikan bimbingan kepada Kepala Sekolah Madrasah Diniyah (MI) minggu terakhir bulan Maret 2019.

Pemerintah terus berupaya mebangun Sumber Daya Manusia (SDM) Yang bertaqwa, Cerdas Dan Berdaya Saing melalui program pendidikan sukseskan wajib Madin Di Kabupaten Pasuruan.

Advertisement

Madrasah Diniyah di Kabupaten Pasuruan, telah mengikuti pelaksanaan Wajib Madrasah Diniyah (Madin) bagi pelajar SD di Kabupaten Pasuruan.

Madrasah Diniyah tersebut tercatat di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, dan diperkirakan semua pelajar SD dan SMP sederajat telah mengikuti Wajib Madin.

Semua anak-anak SD dan SMP, nampak serius menjalankan kebijakan Pak Bupati Irsyad dalam rangka meningkatkan kadar keimanan sekaligus memberikan pelajaran akhlaq kepada para pelajar di Kabupaten Pasuruan.

Sampai saat ini, Dinas Pendidikan Pasuruan masih melakukan pendataan terhadap seluruh pelajar SD dan SMP wajib madin. Setiap sekolah diminta untuk mengirimkan data jumlah siswa, termasuk apakah sudah pernah mengikuti madin atau belum sama sekali.

Secara prosentase, dalam pantauan media ini, pihak terkait sudah melaksanakan program ini.

Pelaksanaan wajib madin memang tidak dilakukan di sekolah, melainkan di madrasah diniyah yang lokasinya dekat dengan rumah masing-masing siswa. Hal itu dilakukan untuk mempermudah akses transportasi, serta memudahkan para orang tua untuk mengawasi kegiatan wajib madin putra-putrinya.

“Orang tua juga memiliki tugas atau peran dalam pelaksanaan wajib madin ini, yakni mengawasi sekaligus memberikan motivasi kepada anak agar betul-betul total atau serius mengikuti setiap ajaran yang diberikan dalam pelaksanaan wajib madin ini. Saya yakin akan banyak manfaat yang diterima, terlebih untuk bisa mengembalikan jati diri muslim yang sebenarnya, yakni mengerti agama mulai dari kecil,” terang Mujib saat ditemui Gempurnews.com.

Reporter : tagrip

RELATED ARTICLES

Most Popular