
Fransiska Soekarno Putri : “Restorasi Indonesia Dimulai dari Koperasi, Kembalikan Kedaulatan Ekonomi ke Tangan Rakyat”
JAKARTA – Ayu Gembirowaty Soekarno Putri alias Fransiska http://S.SP, Ketua Bidang Sosial Budaya DPP IPJI, menyerukan persatuan nasional melalui satu wadah koperasi rakyat. Pernyataan itu disampaikan Fransiska, Rabu 25/6/2026.
“Keadaan ekonomi dan pengelolaan negara hari ini jauh dari cita-cita UUD 1945 dan Pancasila. Karena itu kita harus wujudkan Sila ke-3: Persatuan Indonesia,” tegas Fransiska.
Menurutnya, jalan keluarnya adalah membangun Koperasi Nasional FoSPEM NKRI yang merangkul seluruh rakyat sebagai anggota. Dengan kekuatan modal rakyat, koperasi ini akan memiliki 75% saham BUMN pengelola sumber daya alam. Sisanya 25% di tangan pemerintah.
“Tujuannya satu: Nasionalisasi sumber kekayaan alam. Hasilnya berupa deviden untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, bukan oligarki,” ujarnya padat.
Fransiska menyebut, jika FoSPEM NKRI terwujud maka keadilan sosial, kemanusiaan yang adil, dan ketuhanan akan terasa nyata. “Rakyat sejahtera, ibadah tenang tanpa perut kosong, kejahatan karena lapar pun hilang,” katanya.
Ia juga mendorong Restorasi Konstitusi. MPR dikembalikan sebagai Lembaga Tertinggi Negara untuk memilih Presiden. Konstitusi kembali ke UUD 1945 asli 18 Agustus 1945, dengan DPA diisi ahli waris kerajaan Nusantara dan tokoh agama sebagai pemberi nasihat Presiden. DPR-MPR harus diisi utusan golongan dan utusan daerah, bukan hanya pebisnis partai.
“Kita bangun kemandirian ekonomi. Rakyat jadi investor sekaligus konsumen. Ketahanan pangan kita kuat, proyek untuk rakyat, bukan untuk bisnis,” tutup Fransiska.
(Red)










