Lumajang – Dua pekan lebih setelah dilantik sebagai Kapolres Lumajang pada 3 Agustus 2026, AKBP Riki Yariandi S.H., S.I.K., M.H. mulai memperkuat komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Salah satunya dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Lumajang.
Kapolres Lumajang bersilaturahmi ke Kantor PDM Kabupaten Lumajang, Kamis (20/8/2026). Kedatangannya disambut hangat Ketua PDM Kabupaten Lumajang dr. Halimi Maksum, M.MRS., bersama jajaran pengurus.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab. Selain menjadi ajang perkenalan dan silaturahmi, pertemuan itu dimanfaatkan untuk membangun komunikasi yang lebih intensif antara Polres Lumajang dengan keluarga besar Muhammadiyah.
AKBP Riki Yariandi mengatakan, keberadaan organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah memiliki peran penting dalam membantu kepolisian menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Silaturahmi ini sebagai bagian dari upaya kami membangun komunikasi dan sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga besar Muhammadiyah,” kata Riki.
Menurutnya, menjaga kondusivitas wilayah tidak bisa hanya dilakukan oleh kepolisian. Dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat secara umum.
“Kami tentu sangat membutuhkan dukungan dan peran serta seluruh elemen masyarakat. Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga kamtibmas,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolres dan jajaran PDM Lumajang juga berdiskusi mengenai sejumlah persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah penyebaran informasi palsu atau hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan. Selain itu, keduanya membahas pentingnya mencegah berkembangnya paham intoleransi yang dapat mengganggu kerukunan masyarakat.
Riki berharap Muhammadiyah melalui jaringan organisasi dan para tokohnya dapat ikut memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Kita bersama-sama harus memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Termasuk bagaimana kita bersama-sama menjaga toleransi dan kerukunan,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PDM Kabupaten Lumajang yang selama ini turut mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah atas dukungan dan kontribusinya dalam membantu menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Lumajang,” katanya.
Sementara itu, Ketua PDM Kabupaten Lumajang dr. Halimi Maksum, M.MRS., menyambut baik kunjungan Kapolres Lumajang tersebut.
Menurut Halimi, silaturahmi antara kepolisian dan organisasi masyarakat menjadi langkah penting untuk memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat.
“Kami menyambut baik silaturahmi Kapolres Lumajang ke PDM. Ini menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan sinergitas antara Muhammadiyah dengan Polres Lumajang,” ujar Halimi.
Ia menegaskan, Muhammadiyah memiliki komitmen untuk ikut menjaga kondusivitas daerah serta mendukung upaya kepolisian dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Prinsipnya kami siap bersinergi dan mendukung kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusivitas Kabupaten Lumajang,” imbuhnya.
Halimi juga menilai persoalan hoaks dan intoleransi perlu menjadi perhatian bersama. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan agar perbedaan tidak menjadi sumber konflik.
“Kami berharap komunikasi seperti ini dapat terus dilakukan. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan di masyarakat bisa kita antisipasi dan selesaikan bersama,” pungkasnya.











